Jakarta (ANTARA) - Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menyampaikan harapan agar integrasi sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dengan Unified Payments Interface (UPI) India dapat tuntas pada akhir 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Dubes Chakravorty dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa malam, terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Indonesia yang sedang berlangsung.
“Saya berharap pada akhir tahun nanti kita akan melihat terwujudnya integrasi antara QRIS dan UPI,” katanya.
Menurut Chakravorty, pembahasan teknis terkait integrasi tersebut saat ini masih berlangsung antara penyelenggara sistem pembayaran di Indonesia dengan mitra di India. Selain itu, proses integrasi teknologi juga telah memasuki tahap yang sangat lanjut.
“Kami berharap pembahasan tersebut beserta integrasi teknologinya dapat segera diselesaikan. Jadi, proses ini masih berlangsung, tetapi sudah berada pada tahap yang sangat lanjut,” jelas dia.
Dubes mengatakan pemimpin Indonesia dan India telah menyampaikan keinginan agar integrasi sistem pembayaran kedua negara dapat segera diwujudkan. Arahan tersebut, lanjut dia, menjadi dorongan bagi para pihak yang tengah melakukan negosiasi untuk mempercepat penyelesaian proses integrasi.
“Mengingat kedua pemimpin telah menyatakan keinginan agar proses ini segera diwujudkan, saya yakin arahan tersebut telah diteruskan kepada para pihak yang sedang melakukan perundingan untuk segera menuntaskan negosiasi,” kata Chakravorty.
Sebelumnya pada hari yang sama di Istana Merdeka, Jakarta, PM Modi dan Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana mengintegrasikan sistem pembayaran asal dua negara tersebut.
Modi menilai jika kedua sistem pembayaran terintegrasi, maka itu dapat meningkatkan interaksi antar masyarakat dua negara sekaligus meningkatkan transaksi ekonomi Indonesia-India.
Jika berhasil diimplementasikan, kode pembayaran QR Indonesia (QRIS) dapat digunakan untuk bertransaksi di India, sementara kode QR dari ekosistem pembayaran digital India (UPI) dapat digunakan di Indonesia.
Baca juga: PM Modi sambut baik integrasi sistem pembayaran India dengan QRIS
Pernyataan tersebut disampaikan Dubes Chakravorty dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa malam, terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Indonesia yang sedang berlangsung.
“Saya berharap pada akhir tahun nanti kita akan melihat terwujudnya integrasi antara QRIS dan UPI,” katanya.
Menurut Chakravorty, pembahasan teknis terkait integrasi tersebut saat ini masih berlangsung antara penyelenggara sistem pembayaran di Indonesia dengan mitra di India. Selain itu, proses integrasi teknologi juga telah memasuki tahap yang sangat lanjut.
“Kami berharap pembahasan tersebut beserta integrasi teknologinya dapat segera diselesaikan. Jadi, proses ini masih berlangsung, tetapi sudah berada pada tahap yang sangat lanjut,” jelas dia.
Dubes mengatakan pemimpin Indonesia dan India telah menyampaikan keinginan agar integrasi sistem pembayaran kedua negara dapat segera diwujudkan. Arahan tersebut, lanjut dia, menjadi dorongan bagi para pihak yang tengah melakukan negosiasi untuk mempercepat penyelesaian proses integrasi.
“Mengingat kedua pemimpin telah menyatakan keinginan agar proses ini segera diwujudkan, saya yakin arahan tersebut telah diteruskan kepada para pihak yang sedang melakukan perundingan untuk segera menuntaskan negosiasi,” kata Chakravorty.
Sebelumnya pada hari yang sama di Istana Merdeka, Jakarta, PM Modi dan Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana mengintegrasikan sistem pembayaran asal dua negara tersebut.
Modi menilai jika kedua sistem pembayaran terintegrasi, maka itu dapat meningkatkan interaksi antar masyarakat dua negara sekaligus meningkatkan transaksi ekonomi Indonesia-India.
Jika berhasil diimplementasikan, kode pembayaran QR Indonesia (QRIS) dapat digunakan untuk bertransaksi di India, sementara kode QR dari ekosistem pembayaran digital India (UPI) dapat digunakan di Indonesia.
Baca juga: PM Modi sambut baik integrasi sistem pembayaran India dengan QRIS





