Prabowo: Demokrasi Bukan Jalan yang Mudah, tapi Itu Sistem Terbaik

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto mengakui sistem demokrasi tidak mudah untuk dijalankan. Namun begitu, ia menilai, ini adalah sistem terbaik untuk mencapai keadilan.

Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya saat menghadiri acara Indian Community Reception yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa (7/7).

"Demokrasi bukanlah jalan yang mudah, bukan sistem yang mudah. Itu tidak mudah. Terkadang itu sangat berantakan. Tapi saya pikir kita setuju bahwa itu adalah sistem terbaik untuk keadilan, untuk harapan, untuk inklusivitas," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, masih banyak tantangan untuk mewujudkan demokrasi yang baik. Mulai dari ancaman hingga upaya pihak-pihak tertentu yang ingin mengacaukan demokrasi.

“Ada bahaya-bahaya dalam demokrasi. Ada jebakan. Ada rintangan. Ada orang yang ingin membajak demokrasi," tutur Prabowo.

"Tapi kita tidak bisa menyerah. Kita harus percaya pada demokrasi dan kita harus berusaha untuk mempertahankan demokrasi. Ini adalah cara terbaik dari semua sistem yang telah kami coba, yang telah dicoba oleh peradaban manusia,” lanjutnya.

Di sisi lain, Prabowo mengapresiasi keberhasilan India sebagai negara demokrasi dengan jumlah penduduk terbesar di dunia yang mampu menjaga stabilitas pemerintahan di tengah keberagaman.

“Kami melihat India, sebuah negara berpenduduk 1,4 miliar orang, banyak, banyak kelompok etnis seperti kami, banyak bahasa regional yang berbeda. Tetapi mengelola begitu banyak tahun transisi pemerintahan yang damai di banyak negara bagian. Dan di Uni India itu sendiri, ini adalah pencapaian yang luar biasa,” ucap dia.

“Dan Indonesia, saya sendiri juga mempelajari ini dan mengikuti pencapaian luar biasa dari India,” lanjutnya.

Pencapaian ini, menurut Prabowo, mesti dijadikan pelajaran untuk Indonesia dalam menerapkan demokrasi yang lebih baik.

“Yang penting adalah, masyarakat Indonesia harus belajar dari pengalaman India,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bintang Fulham ke Indonesia, Gandeng Marc Klok Foundation Renovasi Sekolah Anak Pemulung di Bekasi
• 6 jam lalubola.com
thumb
Anak Buruh Tani Membangun Jembatan Talenta Indonesia Bekerja ke Amerika
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Reformulasi Tata Kelola MBG
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Maling Ditelanjangi Massa Usai Dipergoki Curi Motor di Bogor
• 20 jam laludetik.com
thumb
Era Baru Portugal tanpa Ronaldo, Rooney: Mungkin Beberapa Pemain Merasa Berada di Bawah Bayang-bayangnya
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.