VIVA – Pengumuman 50 pemain wider squad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 memunculkan satu pertanyaan besar di kalangan suporter: siapa saja yang bakal menjadi pilihan utama John Herdman?
Meski daftar tersebut masih akan dipangkas setelah pemusatan latihan di Bali, kerangka tim inti Garuda sebenarnya mulai terlihat. Sejumlah nama yang selama ini menjadi andalan di level internasional diprediksi tetap menjadi pilihan utama saat Indonesia mengawali perjuangan di ASEAN Championship 2026.
Di bawah mistar, Nadeo Argawinata masih menjadi kandidat terkuat mengamankan posisi penjaga gawang utama. Pengalaman tampil di berbagai turnamen internasional membuatnya sedikit lebih unggul dibandingkan Cahya Supriadi maupun Muhamad Riyandi.
Sektor pertahanan diperkirakan kembali menjadi milik trio yang sudah sangat akrab dengan skuad Garuda, yakni Justin Hubner, Rizky Ridho, dan Jordi Amat. Kombinasi ketiganya menawarkan keseimbangan antara agresivitas, ketenangan dalam membangun serangan, serta pengalaman menghadapi lawan-lawan kelas atas.
Jika Herdman tetap mempertahankan formasi tiga bek, Sandy Walsh hampir pasti mengisi sisi kanan sebagai wing-back. Sementara di sisi kiri, Dony Tri Pamungkas dinilai memiliki peluang terbesar berkat kemampuannya membantu pertahanan sekaligus aktif mendukung serangan.
Lini tengah diprediksi menjadi kekuatan utama Timnas Indonesia. Thom Haye dan Ivar Jenner berpeluang kembali dipercaya sebagai duet jangkar. Thom dikenal piawai mengatur tempo permainan dan melepaskan umpan-umpan akurat, sedangkan Ivar memiliki kemampuan memenangkan duel serta menjaga keseimbangan permainan.
Di depan mereka, dua pemain kreatif diperkirakan mendapat kepercayaan sejak menit pertama. Marselino Ferdinan masih menjadi motor serangan berkat visi bermain dan kemampuannya menciptakan peluang. Sementara Beckham Putra berpotensi menjadi kejutan setelah tampil impresif sepanjang musim bersama Persib Bandung.
Untuk posisi ujung tombak, Ragnar Oratmangoen diprediksi menjadi pilihan utama. Fleksibilitasnya bermain sebagai penyerang maupun sayap membuatnya dinilai cocok dengan gaya bermain yang diinginkan Herdman, yakni mengandalkan mobilitas tinggi, pressing agresif, dan kecepatan saat melakukan transisi.
Meski demikian, persaingan memperebutkan tempat di tim utama dipastikan belum berakhir. Pemusatan latihan di Bali menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk meyakinkan tim pelatih.





