Danantara Lebur Empat Asset Management BUMN ke Mandiri Manajemen Investasi, Ini Tujuannya

viva.co.id
5 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Danantara menggabungkan empat perusahaan asset management BUMN menjadi satu entitas di bawah Mandiri Manajemen Investasi (MI), sebagai upaya memperkuat transformasi pengelolaan aset negara.

Meski demikian, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria menegaskan langkah streamlining itu bukanlah sebuah tujuan akhir.

Baca Juga :
Prabowo Mau Bangun Kampus Institut Teknologi dan Manajemen India di Indonesia
Penguatan Kinerja BUMN Ditopang Sektor Agroindustri sebagai Motor Pertumbuhan Baru

"Yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata, bisa dikelola lebih optimal, lebih produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara," kata Dony dalam keterangannya, Rabu, 8 Juli 2026.

COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria
Photo :
  • [Istimewa]

Keempat BUMN asset management yang akan digabung itu yakni PNM Investment Management, BNI Asset Manajemen, BRI Manajemen Investasi, dan Mandiri Manajemen Investasi. Dimana, Mandiri Manajemen Investasi ditetapkan menjadi surviving entity.

Konsolidasi ini merupakan bagian dari upaya membangun platform pengelolaan aset yang lebih terintegrasi, efisien, dan profesional guna mengoptimalkan nilai aset negara.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat pada Selasa, 7 Juli 2026, yang dihadiri oleh CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani; COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria; serta CIO Danantara, Pandu Sjahrir.

Dalam rapat tersebut, para pimpinan Danantara menyepakati merger empat perusahaan asset management BUMN sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur kelembagaan dan pengelolaan aset di bawah Danantara.

Melalui merger ini, Danantara akan memiliki perusahaan asset management terbesar di Indonesia yang mampu mengintegrasikan portofolio aset, memperkuat kapabilitas dan tata kelola, meningkatkan efisiensi pengelolaan, serta memperbesar daya tarik investasi.

Konsolidasi ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset negara sehingga memberikan nilai tambah dan kontribusi ekonomi yang lebih besar bagi pembangunan nasional.

Melalui pembentukan perusahaan asset management terbesar di Indonesia, Danantara menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pengelolaan aset negara yang lebih terintegrasi, profesional, dan berorientasi pada penciptaan nilai.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas aset BUMN, memperkuat kepercayaan investor, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (Ant).

Baca Juga :
Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Nasional dan Siap 'Go Global', Semakin Berkilau di Bawah Danantara
Menteri Iftitah Tegaskan Kawasan Transmigrasi Harus Jadi Rumah bagi Investasi, Hilirisasi hingga Pusat Ekonomi Baru RI
BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara, Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Demo di Sejumlah Titik Jakarta Pusat Hari Ini, 619 Personel Disiagakan
• 11 jam laludetik.com
thumb
BNPB Sebut Tiga Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
MDKA Kantongi Sumber Daya 2 Juta Ons Emas dari Gua Macan
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ukraina dan Rusia Saling Serang Sepanjang Minggu Malam, 4 Orang Tewas 16 Terluka
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perkuat Layanan Wealth Management, Bank INA (BINA) Jalin Kerja Sama dengan Setiabudi IM
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.