Changan merupakan salah satu produsen kendaraan China kesekian yang mencoba peruntungan di pasar Indonesia. Debut pada November 2025, perusahaan mengandalkan dua model awal sekaligus yakni Deepal S07 dan Lumin.
Modal yang cukup meyakinkan, mengingat salah satu produknya yaitu Lumin bawa tameng menjanjikan dengan banderol Rp 178 juta. Salah satu mobil listrik murni yang bermain di segmen mikro BEV (Battery Electric Vehicle) termurah kala itu.
Sementara Deepal S07 menjadi alternatif lainnya buat yang mencari kendaraan elektrik dengan kemasan premium dan berteknologi tinggi. Melihat komposisinya, wajar tak sedikit yang menilai Changan dapat cukup mudah mendulang penjualan manis.
Lima bulan 2026 berjalan, Changan terlihat baru mencatatkan ratusan penjualan dari pabrik ke diler atau wholesales. Lumin yang jadi harapan sudah terkirim sebanyak 119 unit, hasil tidak berbeda jauh dengan Deepal S07 yang catatkan 112 unit.
Head of Marketing Changan Indonesia, Rizal Mulyadi menjelaskan pihaknya kini terus berupaya memperkuat citra merek di dalam negeri. Dirinya memasang optimisme terhadap pasar yang dinilai masih punya peluang pada sisa 2026 ini.
"Sebagai brand baru kita butuh waktu dan usaha lebih keras. Kami juga terhitung efektif baru 6 bulan ada di Indonesia mulai dari launching brand dan produk. Untuk itu kita masih punya PR, kita akan tetap berusaha," buka Rizal di Sukabumi, Jawa Barat (7/7) malam.
Ia menambahkan, ini dibuktikan dengan peluncuran satu model baru mereka yaitu Deepal S05. Selain itu, Changan Indonesia juga tetap berencana menghadirkan model-model anyar lainnya hingga tutup tahun ini.
"Pokoknya ditunggu saja. Kita upaya memperbanyak jaringan, diler, dan produk kita juga akan kita lengkapi dari waktu ke waktu," tandas Rizal.
Beberapa waktu lalu, Chief Operating Officer Changan Indonesia, Setiawan Surya mengatakan perusahaan akan meluncurkan tiga model baru tahun ini. Kehadiran model tersebut ditujukan untuk melengkapi portofolio yang sudah lebih dulu dipasarkan.
“Kami akan meluncurkan tiga model mobil di Indonesia pada tahun ini untuk melengkapi model yang sudah ada. Mungkin variannya jadi ada tujuh rencananya," kata Setiawan di Jakarta Selatan pada April lalu.





