Hotspot di Sumsel Sentuh Level Tertinggi Secara Bulanan

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PALEMBANG — Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan mulai meningkat memasuki musim kemarau. Hal itu tercermin dari jumlah titik panas (hotspot) pada Selasa (7/7/2026) yang menjadi tertinggi dalam sebulan terakhir.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan peningkatan hotspot menjadi sinyal awal yang perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun sektor ekonomi.

"Hotspot yang terpantau pada 7 Juli 2026 sebanyak 88 titik. Jumlah ini menjadi yang tertinggi dalam sebulan terakhir," ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Berdasarkan data BPBD Sumsel, sebaran hotspot terbanyak berada di Kabupaten Musi Banyuasin (19 titik), Ogan Komering Ilir (15 titik), dan Muara Enim (11 titik). 

Ketiga daerah tersebut merupakan wilayah yang memiliki kawasan hutan, perkebunan, serta lahan gambut yang cukup luas sehingga menjadi daerah prioritas dalam upaya pencegahan karhutla.

Menurut Sudirman, meningkatnya jumlah hotspot dipengaruhi kondisi cuaca yang semakin kering di sejumlah wilayah. Pemantauan harian, patroli terpadu, dan upaya deteksi dini terus diperkuat di daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Baca Juga

  • Skema Penanganan Karhutla di Sumsel

"Daerah yang memiliki potensi tinggi menjadi prioritas patroli agar jika ditemukan indikasi kebakaran dapat segera ditangani," katanya.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang meluas pada musim kemarau.

"Kami mengajak masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan. Jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin," tuturnya.

Meski demikian, Sudirman menegaskan hotspot yang terdeteksi melalui satelit belum tentu merupakan titik api sehingga seluruh temuan tetap harus diverifikasi oleh petugas di lapangan.

Sepanjang 1–7 Juli 2026, BPBD Sumsel mencatat sebanyak 339 hotspot di wilayah tersebut. Musi Banyuasin menjadi daerah dengan jumlah hotspot tertinggi sebanyak 77 titik, disusul Muara Enim 58 titik dan OKI 50 titik. 

“Sedangkan secara kumulatif sejak awal tahun, jumlah hotspot di Sumsel telah mencapai 2.188 titik,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Dibuka Merah ke Level 5.842, Terbebani Sentimen Watchlist S&P Dow Jones
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Lipstick Effect dan Peluang Tersembunyi bagi UMKM di Tengah Ekonomi Sulit
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Sudah Ada Investor Ngebet Garap Tol Puncak Bogor, Rute Masih Rahasia
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mentan Tegaskan Cetak Sawah di Wanam Merauke Bukan Proyek Paksaan Pemerintah
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG Prakirakan Cuaca di Beberapa Daerah Jatim Masih Berpeluang Hujan Ringan Hari ini
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.