Soal Polemik Rombongan Keluarga Menteri PU ke AS, Sekjen Demokrat: Tak Ada Unsur Melawan Aturan

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron mengaku telah meminta klarifikasi Menteri PU Dody Hanggodo terkait polemik keluarganya ikut rombongan dinas ke Amerika Serikat.

Dari hasil pembicaraan itu, Herman memastikan tidak menemukan indikasi pelanggaran terhadap aturan keuangan negara.

"Saya sudah bertelepon dan tidak ada unsur-unsur melawan terhadap aturan keuangan negara. Beliau juga menyatakan itu hanya untuk kebutuhan administrasi saja," kata pria yang disapa Hero itu, Kamis, 9 Juli 2026.

BACA JUGA:Pernyataan Dody Hanggodo Soal Generasi Muda KemenPU Tuai Sorotan, Dinilai Kontradiktif

Herman menjelaskan proses pengurusan visa, perpanjangan paspor, hingga exit permit untuk kunjungan luar negeri lazim dilakukan secara kolektif sejak tahap awal perencanaan.

Ia juga mengingatkan bahwa pencantuman nama dalam dokumen administrasi tidak berarti perjalanan tersebut pasti terlaksana karena agenda kunjungan luar negeri masih dapat berubah sewaktu-waktu.

"Bisa saja kunjungan ini tidak akan terjadi, karena semua itu sangat bergantung terhadap pihak luar negeri," pungkasnya.

Lebih lanjut, Herman mengatakan dokumen perjalanan dinas ke luar negeri hanya berkaitan dengan kebutuhan administrasi pengurusan visa, bukan menggunakan anggaran negara.

BACA JUGA:Kortas Tipikor Polri Usut Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara, Habiburokhman: Siapa pun Pelakunya Proses Hukum!

Herman mengatakan dirinya meyakini apabila keluarga Menteri PU nantinya ikut dalam perjalanan tersebut, seluruh pembiayaannya akan ditanggung secara pribadi.

"Sudah diumumkan bahwa terhadap keluarganya dicantumkan di dalam surat itu hanya untuk kebutuhan visa. Saya meyakini tidak mungkin Pak Dody akan membawa keluarganya dengan uang dinas," jelas Herman.

Menurutnya, Dody merupakan pejabat yang selama ini dikenal patuh terhadap aturan pengelolaan keuangan negara maupun etika penyelenggara negara.

"Oleh karenanya, Pak Dody termasuk orang yang patuh terhadap aturan penganggaran, bahkan etika. Saya kira ini hanya untuk kebutuhan visa, kebutuhan exit permit supaya satu grup," ujarnya.

BACA JUGA:Pemilik Rumah Mewah di Sentul Punya Siapa, Emas Batangan dan Duit Miliaran Disita terkait Kafe de'Clan

Herman menegaskan, jika nantinya ada anggota keluarga yang ikut dalam perjalanan, biaya tersebut diyakini berasal dari dana pribadi, bukan dari APBN.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Preview Prancis vs Maroko: Ada Dendam dari Semifinal Piala Dunia 2022  
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Prabowo Resah Timnas Indonesia Belum Lolos ke Piala Dunia
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Berkembang di Timnas U-16, Jimbaran Jihan Tambah Jam Terbang di HPSL All-Stars
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Sejarah Ponpes Tambakberas Jombang yang Jadi Lokasi Muktamar ke-35 NU
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.