JAKARTA, KOMPAS.TV - Kapal milik Pertamina, Pertamina Pride, yang sempat terjebak di Teluk Persia, akhirnya berhasil melintasi Selat Hormuz.
Kapal Pertamina Pride dilaporkan melewati jalur air vital itu pada Rabu (8/7/2026) pukul 00.15 WIB. Hal itu diungkapkan PT Pertamina International Shipping (PIS).
Kapal Pertamina lainnya, Gamsunoro, sudah lebih dulu melewati jalur air yang tengah memanas karena perang yang dimulai Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
“Menyusul keberhasilan kapal Gamsunoro, kapal Pertamina Pride juga telah keluar dari area Teluk Arab dan melintasi Selat Hormuz, semalam,” tutur Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita, Kamis (9/7/2026), dikutip dari ANTARA.
Baca Juga: Trump Bakal Izinkan Ukraina Bikin Rudal Patriot untuk Lawan Rusia
“Artinya, kedua kapal milik PIS yang tertahan sejak Maret lalu kini bisa kembali melanjutkan perjalanan dan beroperasi seperti biasa,” tambahnya.
Berdasarkan keterangan PIS, kapal Pertamina Pride mulai bergerak, Selasa (7/7/2026) pukul 16.00 WIB dan bisa melewati area kritis pada dini hari keesokannya.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI di Teheran, dan seluruh pihak atas dukungannya selama ini,” ucap Vega.
Seperti halnya Gamsunoro, Vega mengungkapkan pemilihan waktu dan rute kapal Pertamina Pride di Selat Hormuz telah melalui pembahasan dan penilaian risiko yang ketat.
Juga memenuhi puluhan persyaratan yang harus dipenuhi, mulai dari asuransi, aspek teknis dan operasional, keamanan, hingga kesiapan kru.
Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : ANTARA
- kapal pertamina
- selat hormuz
- melintasi selat hormuz
- Pertamina Pride
- gamsunoro
- Pertamina International Shipping





