Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal memimpin dialog dengan perwakilan guru dan tenaga kependidikan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7).
Pertemuan itu digelar sebagai forum untuk menyerap aspirasi para pendidik sekaligus membahas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi.
Cucun mengatakan forum tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi konstitusional DPR dalam mengawal aspirasi masyarakat, khususnya para guru dan tenaga kependidikan yang selama ini terus memperjuangkan hak-haknya.
“Kehadiran Bapak Ibu sekalian dalam forum ini, dalam pertemuan ini merupakan ruang silaturahmi dan dialog, bagaimana bisa mendengar langsung pandangan, pengalaman serta aspirasi Bapak Ibu Guru semua, terkait berbagai isu pendidikan, khususnya yang terkait dengan guru dan tenaga kependidikannya,” kata Cucun.
Ia mengatakan DPR berkomitmen mengawal perjuangan para guru agar berbagai aspirasi yang telah disampaikan selama ini dapat memperoleh solusi sesuai mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, pimpinan DPR berkomitmen terus mengawal perjuangan para guru hingga memperoleh hasil.
Cucun menjelaskan guru maupun tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, menurutnya, perhatian terhadap profesi tersebut harus menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional.
“Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai sumber daya manusia di ruang-ruang kelas, di satuan pendidikan, serta dalam berbagai layanan pendukung pendidikan. Bahkan Bapak Ibu sekalian menjalankan tugas yang berdampak langsung pada masa depan anak-anak bangsa,” ucapnya.
Menurut Cucun, hingga saat ini masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama dalam penyelenggaraan pendidikan.
“Namun demikian, dalam penyelenggaraan pendidikan masih terdapat sejumlah isu yang menjadi perhatian bersama, antara lain terkait tata kelola guru dan tenaga kependidikan, pemetaan kebutuhan pendidikan, pengembangan kompetensi, perlindungan, dan pelaksanaan tugas serta aspek kesejahteraan,” katanya.
Ia mengatakan berbagai persoalan tersebut perlu dibahas secara bertahap dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Karena itu, DPR mempertemukan langsung para guru dengan kementerian dan lembaga yang memiliki kewenangan dalam penyelesaian persoalan tersebut.
“Untuk itu hari ini di ruang atau di Rumah Rakyat semua ini di gedung DPR, Bapak Ibu sekalian kami memfasilitasi langsung mempertemukan dengan pemegang kompetensinya. Untuk urusan daerah ada Ibu Wakil Menteri Dalam Negeri (Ribka Haluk). Untuk urusan guru yang tadi dan semua kementerian ada Dirjen GTK, khusus urusan guru,” ungkap Cucun.
“Nanti di sini kita bedah semua dengan beliau-beliau yang punya kepentingan dan punya kewenangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” lanjutnya.
Cucun menegaskan DPR akan terus mengawal aspirasi guru melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan yang dimiliki parlemen.
“DPR RI memiliki fungsi konstitusional di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan. Dalam kerangka fungsi tersebut DPR RI mencermati berbagai kebijakan pendidikan nasional termasuk kebijakan yang berkaitan dengan tata kelola, perlindungan, dan kesejahteraan guru serta tenaga kependidikan,” ujarnya.
Ia menilai berbagai masukan yang disampaikan para guru akan menjadi bahan penting bagi DPR dalam menyusun maupun membahas kebijakan pendidikan ke depan.
“Aspirasi yang disampaikan dalam masa waktu panjang Bapak Ibu semua bolak-balik terus menyatakan bagaimana perjuangannya akan terus kami kawal sesuai dengan mekanisme kelembagaan yang ada di DPR. Masukan dari Bapak Ibu dapat memperkaya pemahaman mengenai kondisi di lapangan sehingga proses pembahasan legislasi maupun anggaran dapat semakin memperhatikan kebutuhan nyata satuan pendidikan, guru, tenaga kependidikan dan peserta didik,” kata Cucun.
Di sisi lain, ia menekankan penyelesaian persoalan pendidikan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Menurutnya, setiap kebijakan harus disusun berdasarkan data yang akurat, kemampuan fiskal negara, serta memperhatikan prinsip keadilan bagi seluruh pihak.
Cucun pun mengajak para guru untuk terus menjaga semangat perjuangan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Selamat terus berjuang. Perjuangan semua ini merupakan wujud nyata representasi dari mewakili ratusan ribu guru yang ada di Republik tercinta ini. Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Ibu Guru semua dan tenaga pendidikan di seluruh Indonesia,” kata Cucun.
“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian dan kerja keras Bapak Ibu sekalian untuk menjalankan tugas fungsi konstitusional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkas dia.




