Bisnis.com, SURABAYA — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengakui upaya mengurai kemacetan di Surabaya dan Sidoarjo dilakukan secara bertahap melalui penataan arus lalu lintas, salah satunya dengan membangun flyover atau jalan layang di sejumlah ruas jalan dan titik padat kendaraan.
Usai proyek Flyover Juanda (Aloha) diresmikan pada September 2024, Emil menyebut pemerintah kini memprioritaskan pembangunan Flyover Taman Pelangi di Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Proyek tersebut saat ini tengah dimatangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).
Seperti diketahui, Flyover Taman Pelangi dirancang untuk mengurai salah satu simpul kemacetan terpadat di Surabaya Selatan, yakni pertemuan arus kendaraan dari Jalan Ahmad Yani menuju kawasan Rungkut, Jemursari, hingga pusat kota.
Selama ini, kawasan tersebut kerap menjadi titik kemacetan kronis, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Flyover Taman Pelangi akan mengusung konsep arus lalu lintas tanpa lampu lalu lintas, serupa dengan Flyover Juanda di Sidoarjo.
"Rencana ini semua akan kita lakukan secara bertahap karena sistemnya saling berkaitan satu sama lain. Saat ini sudah ada yang existing, Flyover Juanda. Lalu, sebentar lagi pembangunan Flyover Taman Pelangi dimulai untuk membantu mengurangi kemacetan di kawasan itu. Kita juga secara beriringan mempersiapkan flyover berikutnya di titik-titik yang dirasa perlu," ujar Emil, Kamis (9/7/2026).
Saat ini, kata dia, proyek yang sepenuhnya dibangun menggunakan anggaran negara tersebut juga mendapat perhatian khusus dari Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Bahkan, progresnya dilaporkan secara berkala kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sekretariat Negara.
Baca Juga
- DPRD: Perlu Penanganan Menyeluruh untuk Atasi Kemacetan Surabaya
- Flyover Taman Pelangi Segera Dibangun dengan Biaya Rp400 Miliar dari APBN
Selain Flyover Taman Pelangi yang akan dibangun dalam waktu dekat, politikus Partai Demokrat itu mengatakan pembangunan flyover juga direncanakan di kawasan Gedangan, Sidoarjo. Saat ini, proses pembebasan lahan tengah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Meski demikian, Emil menegaskan Pemprov Jawa Timur saat ini masih berfokus mengawal pembangunan Flyover Taman Pelangi yang dijadwalkan mulai dikerjakan tahun ini.
"Flyover Taman Pelangi sudah diumumkan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum, di mana beliau juga telah meninjau lokasi. Salah satu desainnya juga sudah diperlihatkan dan saat ini masih terus dimatangkan. Seharusnya, proyek ini bisa bergerak untuk dikerjakan pada tahun ini," ungkapnya.
Tak berhenti pada pembangunan flyover, Emil mengatakan pihaknya juga tengah mengidentifikasi titik-titik kemacetan di sekitar perlintasan sebidang yang kerap memicu antrean kendaraan panjang.
Salah satu titik yang sering dikeluhkan masyarakat adalah perlintasan sebidang di kawasan Margorejo, Surabaya, karena tingginya volume kendaraan hingga dijuluki sebagai perempatan 'merenggut masa muda'.
"Terdapat satu persimpangan sebidang yang banyak dikeluhkan pengguna jalan, yakni di kawasan Margorejo hingga dilabeli sebagai perempatan yang merenggut masa muda. Seluruhnya akan kita selesaikan secara bertahap sambil menerapkan manajemen lalu lintas yang sesuai karakteristik dan problem masing-masing titik," ujarnya.





