Menurutnya, akses tol langsung Jakarta-Merak ruas Jakarta-Tangerang KM 25 akan membuka aksesibilitas baru menuju Paramount Petals.
IDXChannel - Pembangunan akses tol langsung Jakarta–Tangerang KM 25 telah menyelesaikan konstruksi 100 persen dan kini memasuki tahap Pra Uji Laik Fungsi (ULF) serta Uji Laik Operasi (ULO).
Setelah sertifikat diterbitkan, akan dilanjutkan dengan uji coba operasional oleh publik, kemudian dilaksanakan evaluasi oleh stakeholder terkait sebelum tol dapat dibuka secara resmi.
Salah satu proyek properti yang ikut terdampak dari tuntasnya konstruksi jalan tol tersebut adalah pengembangan kota mandiri Paramount Petals seluas kurang lebih 400 hektare.
Direktur Project Management Paramount Land Cok Putra Tri Utama mengatakan, akses tol ini dilengkapi enam gerbang tol, terdiri dari tiga gerbang yang melayani akses dari Jakarta ke Paramount Petals dan tiga gerbang yang melayani akses dari Paramount Petals ke Jakarta.
"Akses ini terhubung dengan jembatan layang berstruktur baja kotak bentang menerus dengan lengkung ganda pertama di Indonesia. Infrastruktur tersebut akan tersambung ke Jalan Boulevard Paramount Petals sekitar 4 kilometer hingga Jalan Boulevard Sakura. Kami memastikan seluruh proses konstruksi dan persiapan operasional memenuhi standar keamanan sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, akses tol langsung Jakarta-Merak ruas Jakarta-Tangerang KM 25 akan membuka aksesibilitas baru menuju Paramount Petals, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan memangkas kemacetan arteri Bitung secara signifikan hingga 10-15 persen.
Selain itu, akses tol ini akan memperluas konektivitas dan mempermudah mobilitas menuju berbagai destinasi penting, yakni 15 menit menuju Gading Serpong, 20 menit menuju Jakarta Barat, dan 30 menit menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Proyek Paramount Petals yang baru diluncurkan adalah ‘Mimosa’ dengan total 54 unit pada tahap pertama. Klaster hunian kelima ini mengusung desain bergaya American Classic yang elegan dan harganya mulai dipasarkan senilai Rp1,6 miliaran.
Berlokasi strategis di kawasan Tangerang Raya, pengembangan ini telah membangun lebih dari 1.150 unit, dan menyerahterimakan lebih dari 1.000 unit.
Komitmen pembangunan juga diwujudkan melalui berbagai milestones yang telah diwujudkan, mulai dari groundbreaking akses tol langsung Paramount Petals KM 25 pada Juli 2024 yang saat ini telah rampung secara konstruksi, hingga serah terima perdana Klaster Lily pada Juni 2026.
Secara paralel, kawasan ini terus dilengkapi infrastruktur utama seperti jalan boulevard dan jalan penghubung, serta berbagai fasilitas, di antaranya Community Club Paramount Petals, Pasar Modern Paramount Petals, Paramount Petals Taman Rasa, dan rencana pengembangan lainnya seperti hospital, hotel, hingga fasilitas pendidikan.
Sementara itu, Direktur Planning & Design Paramount Land Henry Napitupulu memaparkan, Paramount Petals memastikan pembangunan berkelanjutan terjadi secara paralel, tidak hanya dari segi infrastruktur dan fasilitas kota yang semakin lengkap, tetapi juga kebutuhan masyarakat akan hunian masa kini yang nyaman dan bernilai tinggi.
Dia menerangkan, Mimosa memiliki desain atap mansard berbahan bitumen yang mewah, dilengkapi jendela berukuran besar dan wall lighting bergaya klasik, hingga detail profil architrave pada bagian entrance yang memikat. Penataan ruangnya berkonsep open plan yang lapang dan fleksibel, dengan taman belakang ekstra luas yang memaksimalkan ventilasi silang.
Hunian ini hadir dalam dua tipe ukuran yakni L6x12 dan L8x13/14, di mana keduanya hadir memenuhi tingginya permintaan konsumen.
"Berbeda dengan klaster lainnya, Mimosa memiliki ruang terbuka hijau yang lebih banyak, terdiri dari green corner, foyer garden, pocket garden, green spine, dan children playground," katanya.
(Dhera Arizona)





