BNPB: Penanganan maksimal karhutla yang kembali terjadi di Sukoharjo

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan darurat secara maksimal terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali melanda sejumlah tempat di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis, mengatakan upaya pemadaman dan lokalisasi titik api langsung dilakukan secara intensif oleh tim gabungan di lapangan guna mencegah dampak yang lebih meluas.

Peristiwa karhutla susulan tersebut dikonfirmasi Pusat Pengendalian Operasi BNPB kembali terjadi di wilayah Sukoharjo, Rabu (8/7), sekitar pukul 14.15 WIB.

Kebakaran hutan dan lahan ini melanda tiga desa, yakni Desa Pundungrejo dan Desa Watubonang di Kecamatan Tawangsari, serta Desa Puron di Kecamatan Bulu.

Baca juga: BNPB tegaskan Indonesia belum butuh bantuan asing tangani karhutla

Berdasarkan hasil pendataan berkala di lapangan, total luas vegetasi dan lahan yang hangus terbakar akibat amukan si jago merah pada tengah pekan ini mencapai sekitar 3,5 hektare.

Peristiwa ini merupakan kali kedua karhutla melanda Sukoharjo dalam waktu berdekatan, setelah awal pekan lalu kebakaran menghanguskan enam hektare lahan di Desa Weru (Polokarto), Desa Plesan (Nguter), dan Desa Cemetuk (Tawangsari).

Dia memaparkan bahwa dalam melakukan penanganan darurat tersebut, tim gabungan dikomandoi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo bersama warga mengoptimalkan metode pemadaman menggunakan gepyok ranting pohon serta pembuatan sekat bakar atau ilaran.

Berkat respons cepat dan penanganan taktis dari tim gabungan tersebut, BNPB mengonfirmasi bahwa kobaran api di tiga desa terdampak akhirnya berhasil dijinakkan dan dipadamkan secara total pada hari yang sama.



Baca juga: BNPB: Penyebab karhutla di Padang Lawas Utara dalam penyelidikan

Baca juga: BNPB: Tidak ada korban jiwa dalam karhutla di Simalungun Sumut


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Macron Menjadi Kepala Negara Uni Eropa Pertama yang Mengunjungi Suriah Setelah Tumbangnya Rezim Assad
• 14 jam laluerabaru.net
thumb
Dua Masjid, Dua Suasana: Refleksi Pengalaman Salat di Lingkungan yang Berbeda
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Tradisi Lari Banteng, Saat Keberanian dan Budaya Bertemu di Pamplona
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Karyawati Pabrik Garmen Tewas Terlindas Truk di Pantura Probolinggo, Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Kecelakaan Dua Youtuber di Sukoharjo: Tabrak Tiang Listrik, McLaren Terbelah Dua
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.