Profil Rachmat Gobel yang Wafat Hari Ini: Pernah Jadi Mendag-Wakil Ketua DPR

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Anggota DPR sekaligus Chairman Panasonic Gobel, Rachmat Gobel, tutup usia pada Jumat dini hari (10/7). Pengusaha yang menjabat sebagai Ketua Umum Gabungan Perusahaan Industri Elektronika (Gabel) itu mengembuskan napas terakhirnya di Jakarta pada pukul 3.20 WIB.

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Staf Khusus Rachmat Gobel, Nasihin Masha.

​"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah H. Rachmat Gobel pada hari Jumat, 10 Juli 2026, pukul 3.20 WIB, di Jakarta," jelas Nasihin Masha kepada kumparan, Jumat (10/7).

Pernah Menjabat Menteri Perdagangan

Rachmat Gobel merupakan pengusaha sekaligus politikus Partai NasDem yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI. Sebelumnya, ia pernah mengemban amanah sebagai Menteri Perdagangan pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo pada periode 2014-2015.

Lalu pada tahun 2017-2019 menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Jepang. Pada tahun 2019 terpilih sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Berdasarkan laman Fraksi NasDem, Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 3 September 1962. Dia merupakan anak kelima dari pasangan pendiri Kelompok Usaha Gobel, Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel.

Rachmat kecil telah dipersiapkan untuk meneruskan bisnis keluarga dengan memulai dari berbagai jenjang pekerjaan, termasuk menjadi penyapu pabrik saat masih duduk di bangku SMP sebelum menempati posisi manajerial.

Dari sisi latar belakang pendidikan, dia menempuh pendidikan tingginya di Chuo University, Tokyo, Jepang, dengan jurusan Perdagangan Internasional. Setelah lulus, Rachmat menjalani pelatihan kerja di Matsushita Group di Jepang sebelum kembali ke Indonesia pada 1989 untuk bergabung dengan PT National Gobel, atau kini PT Panasonic Manufacturing Indonesia, sebagai Asisten Presiden Direktur.

Dalam menjalankan bisnis, Rachmat dikenal menempatkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas. Menurut dia, kualitas perusahaan ditentukan oleh kualitas manusianya. Filosofi tersebut dirangkum dalam prinsip yang kerap ia sampaikan, yakni “memanusiakan manusia”.

Rachmat juga aktif di bidang olahraga. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan berperan memperkenalkan pencak silat ke berbagai negara di Eropa dan Afrika. Selain itu, dia juga pernah menjadi Ketua Harian Panitia Penyelenggara SEA Games Indonesia (INASOC).

Karier politiknya berlanjut saat terpilih menjadi anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Gorontalo pada Pemilu 2019. Dia meraih 146.067 suara dari total 721.032 suara sah di Provinsi Gorontalo dan mewakili Fraksi Partai NasDem di DPR RI periode 2019–2024.

Berdasarkan profil Swiss German University, Rachmat pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Panasonic Gobel Indonesia, Komisaris PT Visi Media Asia Tbk, Komisaris PT Indosat Tbk, dan PT Smart Tbk. Dia juga pernah menjadi Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Wakil Ketua Bidang Industri, Teknologi, dan Maritim Kadin Indonesia, serta anggota Dewan Industri Nasional.

Soroti Isu Pertanian-Kelautan

Rachmat Gobel pernah menjadi salah satu narasumber Info A1 kumparan pada pertengahan 2024. Kala itu, Rachmat Gobel berbicara mengenai berbagai isu termasuk pertanian.

Ia menilai seharusnya pemerintah bisa mengutamakan industri pertanian, perkebunan, hingga kelautan lebih dulu untuk membantu menyelamatkan Indonesia dari krisis pangan. Jika industri pangan meningkat, produktivitas dan kualitas hidup pun ikut meningkat.

"Nah kalau misalnya pertanian itu kita jadikan, kita tingkatkan nilai tambah mereka, produktivitas mereka, kualitas daripada hidup mereka, saya kira masyarakat akan menilai kembali. Dia tidak akan mudah untuk dibeli dengan uang semata," ucap Rachmat Gobel di talkshow kumparan, Info A1, yang tayang Jumat (3/5).

Ia mengungkapkan, masalah pertanian dan pangan ini tak bisa jika hanya dikerjakan oleh satu kementerian saja, melainkan harus bersama-sama dengan pemerintah daerah. Rachmat juga mengungkapkan, jika ia mendapat mandat sebagai cagub Gorontalo nanti, ia akan memprioritaskan anggaran yang pro-pertanian.

"Anggaran harus kita pro kepada pertanian. Sekarang kalau dilihat, berapa persen anggaran untuk mendorong pertanian itu sendiri? Saya melihat, evaluasi saya adalah, terlampau mengharapkan banyak daripada kementerian," kata Rachmat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Calon Manten Tewas Diterkam Buaya di Sumsel, Jasadnya Ditemukan di Hari Ultah
• 1 jam laludetik.com
thumb
Kejar Swasembada Pangan, Kemendagri Minta Pemda-PPL Perkuat Kolaborasi
• 22 jam laludetik.com
thumb
Ada Peran Bojan Hodak dalam Perekrutan Luka Menalo, Optimistis Bawa Persib Juara Lagi
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
BPOM Terbitkan Aturan Baru Iklan Obat, Influencer Dilarang Promosi
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Mariano Peralta Dikabarkan Segera Gabung, Bung Ropan: Persib Bandung akan Lari Sangat Kencang 
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.