Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara program Magang Nasional (MagangHub) 2026 wajib terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).

Persyaratan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi untuk memastikan perusahaan mitra memiliki legalitas serta data ketenagakerjaan yang aktif dan valid.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Dirjen Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah mengatakan, perusahaan juga perlu memastikan seluruh data dalam sistem WLKP telah diperbarui sebelum mendaftarkan diri sebagai mitra penyelenggara program MagangHub 2026.

Baca juga: Menaker Ajak Perusahaan di KEK Mandalika Manfaatkan Program MagangHub

"Perusahaan yang ingin bergabung sebagai mitra penyelenggara perlu memastikan telah terdaftar dalam WLKP, memperbarui data perusahaan, serta memastikan seluruh informasi perusahaan aktif dan valid. Dengan demikian, proses pendaftaran dapat berjalan lebih lancar dan sesuai ketentuan," ujar Darmawansyah dalam rilis persnya, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, pemenuhan persyaratan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemnaker untuk menjaga kualitas penyelenggaraan program MagangHub.

Melalui proses verifikasi, Kemnaker dapat memastikan perusahaan mitra memiliki identitas dan legalitas yang jelas serta siap menjadi tempat belajar yang baik bagi para peserta magang.

Baca juga: Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026 Masih Ditanggung Pemerintah

Darmawansyah menjelaskan, perusahaan dapat melakukan pengecekan sekaligus pembaruan data melalui laman wajiblapor.kemnaker.go.id sebelum mengajukan pendaftaran sebagai mitra penyelenggara.

Selain memenuhi persyaratan administrasi, data perusahaan yang valid juga akan mempermudah proses seleksi dan verifikasi sehingga pelaksanaan program MagangHub dapat berlangsung secara tertib, transparan, dan akuntabel.

Kemnaker mengajak perusahaan dari berbagai sektor untuk berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara program MagangHub 2026.

Baca juga: 30 Persen Peserta Magang Nasional Direkrut Perusahaan

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar di dunia kerja sekaligus mencetak talenta muda yang kompeten, adaptif, dan siap memenuhi kebutuhan industri.

"Melalui program MagangHub, perusahaan tidak hanya berkontribusi menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, tetapi juga memiliki kesempatan menjaring talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan industrinya," tutur Darmawansyah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Produk Baru Maharani Kemala Langsung Puncaki Kategori Bath & Shower di TikTok
• 10 jam laluherstory.co.id
thumb
Psikolog Ungkap Penyebab Pengendara Kini Mudah Mengamuk di Jalan
• 51 menit lalukompas.com
thumb
Bos Blueray Cargo Divonis Dua Tahun Penjara dan Denda Rp300 Juta Dalam Kasus Suap Bea Cukai
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Bos KPK ke Kantor Purbaya, Minta Tambahan Anggaran untuk Alat Baru
• 20 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.