Pantau - Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI memperkuat diplomasi parlemen bersama Pemerintah Kota Malang guna membuka peluang kerja sama internasional yang mendukung ketahanan pangan nasional, dalam kunjungan kerja di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (8/7).
Dorong Kerja Sama Internasional melalui Pemerintah DaerahWakil Ketua BKSAP DPR RI Husein Fadlulloh mengatakan pertemuan dengan Pemerintah Kota Malang membahas berbagai peluang kolaborasi antara BKSAP dan pemerintah daerah dalam mendukung diplomasi Indonesia di berbagai forum internasional.
Ia mengungkapkan, "Kita sekarang berada di Kota Malang melakukan kunjungan kerja dengan Pemerintah Kota Malang (yang melibatkan) antara BKSAP DPR RI dan juga Pemerintahan Kota Malang. Kami membahas berbagai macam isu yang tentunya berkaitan dengan diplomasi parlemen, yang juga berhubungan dengan pemerintah kota, kabupaten, dan provinsi yang ada di Indonesia."
Menurutnya, kerja sama Sister City yang telah dijalankan Kota Malang menjadi contoh peran aktif pemerintah daerah dalam membangun jejaring internasional yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan kepentingan nasional.
Fokus Tingkatkan Produktivitas Kedelai NasionalBKSAP juga menyoroti pentingnya diplomasi di sektor pertanian untuk menjawab tantangan rendahnya produksi kedelai nasional melalui kerja sama dengan negara-negara mitra.
Husein mengatakan, "Contohnya kedelai. Memang pada saat sekarang ini kita mengalami defisit produksi. Jadi bagaimana kita sebetulnya di dalam negeri sendiri harus bisa mengembangkan kedelai itu sendiri, bisa memproduksi kedelai itu sendiri, dengan bekerja sama dengan negara-negara lain agar kualitas kedelainya bisa lebih baik dan produktivitas untuk menanam kedelai juga bisa lebih baik lagi."
Ia menambahkan BKSAP akan terus menyerap masukan dari pemerintah daerah dan kalangan akademisi untuk dibawa ke berbagai forum internasasional sebagai bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan Indonesia.
Ia menegaskan, "Tentunya mudah-mudahan BKSAP ini bisa terus mewakili Indonesia di forum-forum internasional. Dan juga bisa bekerja sama dengan pemerintah kota, kabupaten, dan provinsi di seluruh Indonesia serta para akademisi untuk bertukar pendapat, memberikan masukan-masukan kepada kami yang nantinya akan kami bawa ke forum-forum internasional. Kita memang terus meminta dan juga terus mendukung apa pun itu yang positif."




