Jampidsus tak Jawab Pengunduran Diri, Janji Usut Terus Korupsi MBG

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menolak untuk menjawab soal kabar yang beredar tentang pengunduran dirinya di Kejaksaan Agung (Kejagung). Febrie justeru menegaskan akan tetap memimpin tim penyidikan di Gedung Bundar dalam mengusut pungkas sejumlah kasus-kasus korupsi kakap yang saat ini terus dilakukan pengusutan.

Febrie saat ini menjadi bagian dari objek penyidikan oleh tim gabungan Polri terkait dugaan keterlibatannya dalam beberapa kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Febrie mengatakan, dirinya menghormati setiap langkah hukum yang dilakukan oleh Polri terhadap dirinya.

Baca Juga
  • Kata Jampidsus soal Uang di Kafe Cipete dan Rumah Sentul
  • Jampidsus Akui Kepemilikan Rumah di Sentul
  • TNI Benarkan Jaga Rumah Jampidsus Atas Permintaan Kejagung

“Bahwa Kejaksaan Republik Indonesia, khususnya Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus akan tetap menghormati setiap proses penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum lain sesuai dengan ketentuan hukum acara yang berlaku,” kata Febrie saat konferensi pers di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Namun begitu, kata Febrie, tim penyidikannya di Jampidsus juga memastikan tetap komitmen dalam pengusutan tuntas banyak perkara korupsi yang saat ini terus berlangsung di Gedung Bundar. Termasuk kata dia, dalam pengusutan tuntas kasus korupsi pada Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan beberapa kasus korupsi lainnya pada sektor pertambangan. Pun juga rencana penanganan kasus korupsi baru yang akan diungkap terkait transfer pricing. 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Gedung Bundar saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan penanganan perkara yang menyangkut kepentingan bangsa dan hajat hidup masyarakat kita, serta mendukung tentunya program-program prioritas nasional sebagaimana yang telah diarahkan dan diperintahkan oleh Presiden,” kata Febrie.

“Kita sedang menangani beberapa perkara, baik yang sudah terbuka ke publik maupun yang tertutup, yaitu tata kelola pertambangan. Perkara transfer pricing, yang ini membutuhkan energi besar bagi rekan-rekan penyidik kami untuk menyelesaikannya. Dan perkara-perkara lain yang tentunya mendapat perhatian besar dari masyarakat, yaitu tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG),” sambung Febrie.

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Jampidsus, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2025). - (Republika/Prayogi)

Febrie menegaskan, akan tetap memimpin dan membawa tim penyidikannya untuk konsisten tetap mengusut perkara-perkara korupsi kakap. “Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta memberikan efek jera terhadap pelaku tindak pidana korupsi,” ujar Febrie. Dia pun memahami, eskalasi ‘panas’ belakangan yang menjadikan dirinya sebagai salah satu objek pengusutan korupsi oleh Polri. Febrie menganggap, situasi tersebut sebagai dinamika sosial politik dalam proses penegakan hukum.

“Kami memahami bahwa setiap dinamika dalam proses penegakan hukum dapat menimbulkan perhatian publik. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk menyikapi setiap informasi secara bijaksana berdasarkan fakta yang utuh agar mendapatkan pemahaman yang benar,” ujar Febrie. Di sesi tanya jawab, sejumlah wartawan menanyakan kabar tentang Febrie yang bakal mengundurkan diri dari posisinya sebagai Jampidsus menyusul penanganan perkara korupsi yang menyeret namanya sebagai salah satu yang diduga terlibat.

Akan tetapi lebih dari tiga kali pertanyaan dari para pewarta tentang kabar pengunduran diri itu, Febrie tak menjawab. Ia memilih untuk menjawab pertanyaan lainnya. Terutama terkait dengan kepemilikan rumah dan unit-unit usaha di sejumlah lokasi di Jakarta dan Bogor, Jawa Barat (Jabar), yang digeledah oleh tim penyidik gabungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dan Kortas Tipidkor Mabes Polri. 

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (republikaonline)

Akui kepemilikan rumah

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
International Healthcare Week 2026: Ambisi Thailand Jadi Pusat Medis Dunia
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
REI Expo Batam 2026 Bidik Transaksi Rp100 Miliar, Optimistis Pasar Properti Bergairah
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Kemendagri Canangkan Gerakan Indonesia ASRI
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Heboh Polisi Usut Kasus Batubara-Sita Brankas, Ini Respons Mensesneg
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Babak I Prancis Vs Maroko: Mbappe Gagal Penalti, Prancis Ditahan Maroko
• 14 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.