TEL AVIV, KOMPAS.TV - Israel menyatakan siap untuk kembali menyerang Iran setelah gencatan senjata Amerika Serikat (AS)-Iran berakhir.
Presiden AS Donald Trump mengungkapkan gencatan senjata AS-Iran telah berakhir. Hal itu terjadi setelah AS menyerang sejumlah wilayah Iran.
Trump beralasan serangan yang dilancarkan AS dilakukan setelah Iran menyerang kapal di Selat Hormuz.
Baca Juga: Ayatollah Ali Khamenei Telah Dimakamkan di Tempat Kelahirannya, Mojtaba Khamenei Masih Tak Muncul
Kesiapan Israel untuk kembali menyerang Iran diungkapkan Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Eyal Zamir, Kamis (9/7/2026), saat upacara kelulusan Pilot Angkatan Udara Israel.
Zamir menegaskan perang melawan Iran belum berakhir. Menurut dia, pihaknya saat ini tengah menyusun rencana baru untuk menyerang Iran.
“Rencana-rencana baru sedang disusun. Operasi-operasi besar diperkirakan masih akan menanti kita. Bersiaplah,” kata Zamir dikutip dari The Times of Israel.
Zamir mengatakan ratusan pesawat Angkatan Udara Israel telah disiagakan untuk lepas landas dalam sepekan ini, di tengah siaga penuh bagi perkembangan Timur Tengah.
“Bahkan pada momen seperti ini, kami mengawasi perkembangan di Iran dan Lebanon dari dekat, serta tetap bersiap untuk beraksi secepatnya,” kata Zamir.
Hal serupa diungkapkan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada acara yang sama. Ia menyebut IDF bersiaga dan bersiap memulai perang kembali dengan Iran. Militer juga telah bersiap mengembalikan superioritasnya di udara.
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : The Times of Israel
- israel
- iran
- kembali menyerang iran
- gencatan senjata as-iran
- eyal zamir
- israel katz





