JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sebanyak 18 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Solo Raya. Salah satu yang diamankan dan langsung dibawa ke Jakarta adalah Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.
Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo mengungkap pihak-pihak yang terjaring OTT diamankan di wilayah Wonogiri, Solo, dan Sukoharjo.
Ia mengungkap dari 18 orang yang diamankan OTT, mayoritas merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo.
Menurutnya, belasan orang yang diamankan itu kemudian menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta. Kemudian, sebagian di antaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Dari 18 orang tersebut, hari ini rencana dibawa 9 orang di antaranya (ke Gedung Merah Putih KPK Jakarta)," ucap Budi di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Bupati Sukoharjo Terjerat OTT, Jubir KPK Sebut terkait Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah
Kloter pertama menurutnya sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, yakni sebanyak 4 orang. Dari 4 orang di kloter pertama tersebut, salah satunya adalah Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan 3 orang lainnya merupakan ASN di wilayah Kabupaten Sukoharjo.
Kloter berikutnya direncanakan tiba siang hari di Gedung Merah Putih KPK sebanyak 5 orang, 3 merupakan ASN di Pemkab Sukoharjo dan 2 lainnya adalah pihak swasta.
Para pihak yang sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK langsung menjalani pemeriksaan intensif.
Selain mengamankan sejumlah orang, KPK juga mengamankan barang bukti, di antaranya dalam bentuk logam mulia, dan orang tunai dalam rupiah dan valuta asing dolar Australia dan dolar Singapura.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- kpk
- ott kpk
- bupati sukoharjo
- sukoharjo
- budi prasetyo
- etik suryani





