Polisi Dalami Kepemilikan Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi

detik.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Polri menggeledah 12 lokasi terkait korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel, di sejumlah wilayah, salah satunya rumah mewah di Sentul, Bogor. Polisi masih menyelidiki kepemilikan rumah tersebut usai ditemukan puluhan kilogram emas batangan dan sejumlah mata uang asing.

"Penyidik masih melakukan penguatan terkait tentang kepemilikan rumah yang digeledah, memang mungkin informasi yang beredar adalah termasuk tadi ada konferensi pers tadi pagi, tapi penyidik akan melakukan pendalaman melalui PT Sentul City," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: Polisi Bakal Geledah Lokasi Lain Terkait 3 Kasus Korupsi

"Melalui juga akan memeriksa saksi-saksi sekitar serta akan melakukan pemeriksaan terhadap BPN terkait tentang akte kepemilikan SHM kepemilikan atas nama siapa," tambahnya.

Budi menyebut pihaknya juga masih melakukan pembagian kategori dari ketiga perkara tersebut. Dia memastikan perkembangannya akan terus disampaikan ke publik.

"Dari uang yang ditemukan ini masih dilakukan pendalaman, begitu juga penyidik masih melakukan cluster terkait tentang tiga objek perkara terkait tentang barang bukti yang ditemukan," ujarnya.

"Kami mohon waktu kepada teman-teman sekalian dan kami akan menyampaikan dalam waktu yang dekat," tambahnya.

Berikut daftar barang bukti yang diamankan polisi dari 12 lokasi penggeladahan:

Hasil Penggeledahan di Rumah Mewah Sentul
1. 74 kg emas batangan
2. USD 4.767.300
3. SGD 14.083.800
4. Rp 100.000.000
5. Foto keluarga 2 bingkai

Hasil Penggeledahan di Money Changer Cipete
1. Rp 4. 462.365.000
2. USD 84.356
3. SAR 17.595
4. SGD 83.394
5. THB 33.100
6. TRY 4.020
7. CNY 1.223
8. JPY 152.000
9. RM 212
10. INR 1.600
11. AED 640
12. KRW 61.000
13. GBP 40
14. BND 10
15. VND 150
16. NZD 100

Hasil Penggeledahan di de'Clan Cipete
1. SGD 3.130.000 dalam bentuk 100 SGD
2. USD 889.965
3. Rp 259.159.000

Hasil Penggeledahan di Rumah Cilandak
1. Rp 520.000.000
2. USD 133.000

Jampidsus Akui Rumah Miliknya

Jampidsus Febrie Adriansyah mengakui rumah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat (Jabar), yang digeledah pihak kepolisian terkait tiga kasus korupsi merupakan rumah pribadinya. Di rumah tersebut ditemukan 74 kg emas dan uang ratusan miliar rupiah.

"Yang kedua, tentang rumah Sentul, itu memang rumah pribadi Jampidsus yang sudah sejak lama. Itu bisa dilihat bagaimana kepemilikan sejak awal," kata Febrie saat jumpa pers di gedung Bundar, Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).

Febrie mengatakan seluruh puluhan kg batang emas dan uang ratusan miliar rupiah tersebut ada pemiliknya. Namun, Febrie tidak secara gamblang bicara siapa pemilik batangan emas dan uang ratusan miliar rupiah tersebut.

"Dan mengenai uang kan tadi sudah saya jelaskan yang ditemukan, bahwa itu ada pemilik, bahwa ada kegiatan, bahwa itu ada orang-orang juga nerima kegiatan, itu bisa juga ditanya," beber Febrie.

"Kemudian ada beberapa kegiatan bangunan yang bisa dicek semua kami yakin dapat dipertanggungjawabkan dengan benar. Tetapi tentunya tidak melalui forum seperti ini, melalui forum acara yang sesuai prosedur hukum," tambahnya.

Baca juga: Polisi Akan Umumkan Tersangka Terkait 3 Kasus Korupsi dalam Waktu Dekat

Atensi Presiden

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan kembali penanganan perkara tersebut merupakan bagian dari komitmen mendukung prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pemberantasan korupsi.

"Kami hadir untuk menyampaikan protes penyidikan dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan atau tindak pidana pencucian uang," kata Kombes Budi.

Dia mengatakan penanganan perkara tersebut sejalan dengan cita-cita ketujuh dalam agenda pemerintah, yakni memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi.

"Pemberantasan tindak pidana korupsi ini merupakan atensi Presiden Republik Indonesia dalam program prioritas Asta Cita ketujuh, yaitu memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi," ujarnya.




(wnv/azh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri Minta Kepala Daerah Prioritaskan Penanganan Kusta untuk Perkuat SDM
• 22 jam laludetik.com
thumb
Memutus Rantai Generasi Sandwich melalui Jaminan Sosial
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Cara Cerdik Menjalani Hidup yang Tidak Diajarkan di Sekolah
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Febrie Adriansyah Mundur di Tengah Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Sasar Segmen Pendidikan, Dyputu Studio Garap Fotografi Pelajar se-Jabodetabek
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.