VIVA – Memilih HP flagship kini bukan lagi sekadar soal kamera terbaik atau chipset paling kencang. Banyak konsumen justru mempertimbangkan satu hal yang lebih penting, yaitu ketahanan penggunaan dalam jangka panjang.
Mereka menginginkan perangkat yang tetap cepat, aman, dan relevan digunakan selama lima hingga tujuh tahun tanpa harus sering mengganti ponsel.
Di pasar premium, persaingan terbesar masih terjadi antara iPhone dan flagship Android. Apple mengandalkan integrasi perangkat keras dan perangkat lunak yang sangat erat, sementara produsen Android seperti Samsung, Google, OnePlus, hingga Xiaomi terus meningkatkan dukungan pembaruan sistem operasi, fitur kecerdasan buatan (AI), dan kualitas perangkat mereka.
Lalu, jika tujuan utamanya adalah memakai hp flagship selama bertahun-tahun, mana yang sebenarnya lebih unggul?
Berikut VIVA rangkum Jum'at, 10 Juli 2026, ulasannya berdasarkan berbagai laporan dan pengujian dari media teknologi internasional seperti Tom's Guide, GSMArena, Android Authority, dan DXOMARK.
Dukungan Software, iPhone Tak Lagi Sendirian
Selama bertahun-tahun, iPhone dikenal sebagai smartphone dengan dukungan pembaruan sistem operasi paling lama. Banyak model iPhone tetap menerima pembaruan iOS selama lima hingga enam tahun, bahkan beberapa perangkat mendapat dukungan lebih panjang.
Namun, kondisi tersebut mulai berubah.
Google kini memberikan hingga tujuh tahun pembaruan Android dan keamanan untuk lini Pixel terbaru, sementara Samsung juga menawarkan kebijakan serupa pada sejumlah perangkat flagship Galaxy.
Dukungan software yang lebih panjang ini membuat Android semakin kompetitif bagi pengguna yang ingin memakai smartphone dalam jangka waktu lama. Menurut Tom's Guide, kebijakan tersebut menjadi salah satu perubahan terbesar di industri smartphone dalam beberapa tahun terakhir.
- iPhone: Sangat unggul dengan rekam jejak pembaruan yang konsisten.
- Android flagship terbaru: Kini hampir menyamai, terutama pada lini Google Pixel dan Samsung Galaxy.
Performa Jangka Panjang, Sama-sama Sangat Kencang
Chip Apple seri A masih menjadi salah satu prosesor mobile paling bertenaga, terutama dalam efisiensi daya dan performa single-core. Hal ini membuat iPhone tetap terasa cepat meski digunakan selama bertahun-tahun.
Di sisi lain, flagship Android modern yang menggunakan chipset seperti Snapdragon 8 Elite, Tensor G5, atau Dimensity 9500 juga menawarkan performa tinggi untuk gaming, multitasking, pengeditan video, hingga pemrosesan AI langsung di perangkat.





