Info KPK soal Rumah Jampidsus di Sentul, Oalah

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara menanggapi informasi soal sebuah rumah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang diakui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai kediaman pribadinya.

KPK menduga satu unit rumah mewah di Sentul itu memakai nama orang lain sebagai pemiliknya.

BACA JUGA: Terpukau Kerja Kortas Tipidkor, Reza Indragiri Singgung Penguntitan Jampidsus

"Diduga yang bersangkutan (Febrie, red.) menggunakan nomine yang tidak ada hubungan keluarga," ujar Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Oleh sebab itu, Aminudin mengatakan rumah tersebut tidak muncul dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) Febrie.

BACA JUGA: Pengakuan Jampidsus Febrie Adriansyah: Emas 74 Kg & Uang Rp476 M Ada Pemiliknya

Berdasarkan pengecekan pewarta ANTARA terhadap LHKPN tahun 2025 milik Febrie, aset tanah dan bangunan milik jaksa tersebut tercatat hanya berada di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Kota Bandung.

Sebelumnya, Jampidsus Febrie Adriansyah pada Jumat ini memberikan pernyataan terkait penemuan uang tunai hingga emas batangan di sebuah rumah di Sentul, yang digeledah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kortas Tipidkor Polri).

BACA JUGA: Merespons Penggeledahan oleh Polri, Jampidsus Singgung soal MBG

Dalam konferensi pers di Gedung Jampidsus Jakarta, Jumat, Febrie mengakui bahwa rumah tersebut merupakan kediaman pribadinya.

"Tentang rumah Sentul itu memang rumah pribadi Jampidsus yang sudah sejak lama. Itu bisa dilihat bagaimana proses kepemilikan sejak awal," kata Febrie.

Sementara terkait uang tunai dan emas batangan yang ditemukan penyidik Polri di dalam rumah, dia mengatakan barang-barang tersebut milik seseorang. Namun, Febrie tidak mengungkapkan identitas pemilik barang-barang tersebut.

"Bahwa itu (uang dan emas, red.) ada pemilik, bahwa itu ada kegiatan, ada orang-orang juga terima kegiatan, itu bisa juga ditanya. Kemudian juga ada beberapa kegiatan bangunan yang bisa dicek. Semua kami yakin dapat dipertanggungjawabkan dengan benar, tetapi tentunya tidak melalui forum seperti ini, melalui forum acara mungkin yang sudah sesuai prosedur hukum," ujarnya.

Dia menyampaikan keterangan tersebut setelah tim gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya menggeledah sebuah rumah di kawasan Sentul, pada 9 Juli 2026.

LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah

Meski telah diakui kepemilikannya, rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat tersebut ternyata tidak tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Febrie ke KPK pada 7 Maret 2026.

Dalam LHKPN tersebut, Febrie hanya melaporkan lima kepemilikan tanah dan bangunan di wilayah Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Bandung.

Rinciannya tanah dan bangunan seluas 220 m2/180 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp 2,3 miliar. Kemudian tanah seluas 652 m2 dan 704 m2 di Tangerang Selatan dengan masing-masing senilai Rp 597 juta dan Rp 644 juta.

Kemudian tanah seluas 2.301 m2 di Bandung senilai Rp 473 juta serta tanah dan bangunan seluas 638 m2/200 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp 10,8 miliar.

Di sisi lain, Febrie juga hanya melaporkan harta kekayaan berupa harta bergerak lainnya senilai Rp 60 juta; kemudian Kas dan Setara Kas senilai Rp 938 juta; serta harta lainnya senilai Rp 100 juta.(ant/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Momen Emas Batangan 74 Kg Tiba di Polda Metro Jaya, Rumah Mewah di Sentul Milik Siapa?


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Seharian, BMKG Prediksi Suhu Tembus 35 Derajat Celsius
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Perkuat Akselerasi Bisnis Berkelanjutan, Bank Mandiri Raih Pengakuan FinanceAsia 2026
• 13 jam laludisway.id
thumb
BNPB Ungkap Kendala Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin hingga 10 Hari
• 22 jam laludetik.com
thumb
Mbappe kembali pimpin perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Ketua Harian Dekranas: Perajin Harus Kembangkan Produk Berkelanjutan Global
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.