BNPB Pastikan Karhutla di Ponorogo dan Situbondo Berhasil Dipadamkan

okezone.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan, berdasarkan rangkuman kejadian bencana dalam periode pemantauan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB pada 9 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga 10 Juli 2026 pukul 07.00 WIB, dua kejadian baru berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jawa Timur masih menjadi fokus penanganan sejumlah stakeholder di daerah.

"Karhutla pertama terjadi di Kabupaten Ponorogo sejak Rabu (8/7), dengan luas lahan terdampak sekitar 2,5 hektare. Lokasi titik api berada di Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan. Tim gabungan berhasil mengendalikan dan memadamkan api pada Kamis (9/7), dan dipastikan kebakaran tidak meluas. Kabupaten Ponorogo saat ini masih menetapkan status Siaga Darurat Bencana Karhutla yang berlaku sejak 26 Mei hingga 6 November 2026," ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, kejadian baru lainnya adalah karhutla di Kabupaten Situbondo pada Rabu (8/7), dengan luas lahan terbakar sekitar 2 hektare. Adapun lokasi titik api teramati di Kelurahan Mimbaan dan Desa Juglangan, Kecamatan Panji. Berkat upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas gabungan, api berhasil dipadamkan dan situasi telah terkendali, Kamis (9/7). Kabupaten Situbondo juga masih berstatus Siaga Darurat Bencana Karhutla yang berlaku sejak 26 Mei hingga 6 Oktober 2026.

Baca Juga :
Kapolri Instruksikan Optimalkan Penanganan Karhutla di Riau

Dia menerangkan, berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada periode 10–12 Juli 2026 sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada periode musim kemarau. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi secara lokal di sebagian wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Sementara itu, wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, serta sebagian Kalimantan diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan dengan tingkat kelembapan yang relatif rendah sehingga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

 

Baca Juga :
BNPB: Karhutla di Kalbar Tembus 28 Ribu Hektare, Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cegah Tumpang Tindih Aturan, MPR Minta Harmonisasi Regulasi Daerah Diperkuat
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Kemarau Picu Krisis Air, Warga Mulai Terima Bantuan Air Bersih
• 16 jam laludetik.com
thumb
Kejati Jateng Kumpulkan Data Pengelola SPPG: Instruksi Pimpinan, Tak Pilih-Pilih
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo ke Kepala Daerah di NTB: Hindari Niat Jadi Kaya, Itu Dosa Paling Jahat
• 19 jam laludetik.com
thumb
Sabtu, Jakarta berpotensi cerah berawan pada sore hari
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.