Pesan-pesan Prabowo saat Resmikan Bendungan di NTB

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7). Bendungan ini merupakan salah satu dari 5 bendungan yang diresmikan Prabowo hari ini. Total anggaran kelima bendungan itu mencapai Rp 9,79 triliun.

Peresmian digelar secara langsung di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sementara keempat lainnya diresmikan secara hybrid.

Pantauan di lokasi, tampak Prabowo yang mengenakan safari berwarna krem tiba pada pukul 14.25 WITA. Dia menaiki mobil Maung berwarna putih.

Setibanya di lokasi, Prabowo disambut warga yang telah berkumpul. Ia pun menyalami para warga dan juga pejabat yang telah hadir. Kedatangan Prabowo disambut dengan lagu "Maju Tak Gentar"

Adapun, proyek masif ini dirancang untuk memberikan dampak multisektor yang luas, mulai dari penyediaan air baku sebesar 3,6 milimeter kubik, mereduksi potensi banjir hingga seluas 932 hektare, hingga menghasilkan energi bersih melalui PLTA sebesar 9,635 MW dan PLTS Terapung sebesar 345,94 MW.

Selain itu, infrastruktur ini juga akan mengairi layanan irigasi seluas 39.540 hektare dengan total panjang jaringan irigasi mencapai 279,98 km.

Berikut adalah daftar kelima bendungan yang diresmikan:

1. Bendungan Keureuto (Kab. Aceh Utara, Provinsi Aceh)

2. Bendungan Rukoh (Kab. Pidie, Provinsi Aceh)

3. Bendungan Sidan (Kab. Gianyar, Provinsi Bali)

4. Bendungan Meninting (Kab. Lombok Barat, Provinsi NTB)

5. Bendungan Jlantah (Kab. Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah)

Usai peresmian, Prabowo memberikan pidatonya. Berikut adalah pesan-pesan Prabowo:

Minta Polisi-Jaksa-TNI Introspeksi Diri

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh aparatur negara, mulai dari birokrat, prajurit TNI, anggota Polri hingga jaksa, agar selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Menurutnya, seluruh atribut dan jabatan yang mereka sandang berasal dari kepercayaan rakyat.

Prabowo mengatakan seluruh penyelenggara negara perlu melakukan introspeksi diri demi memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Masalah bagi bangsa Indonesia juga masalah bagi kita semua. Saya minta kita introspeksi. Terutama para birokrat. Ini banyak birokrat di sini yang saya lihat. Birokrat introspeksi. Kita semua introspeksi," kata Prabowo saat memberikan sambutan dalam peresmian lima bendungan di Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7).

Ia kemudian secara khusus menyinggung aparat TNI dan Polri agar tidak melupakan amanah yang diberikan rakyat.

"Pejabat-pejabat militer dan polisi, introspeksi. Saudara adalah milik rakyat. Bintangmu dari rakyat. Sepatumu dari rakyat. Topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu!" ujar Prabowo.

Prabowo juga menyampaikan pesan serupa kepada jajaran kejaksaan yang hadir dalam acara tersebut.

"Kejaksaan demikian juga. Anda jaksa ya di sana? Iya. Pakai bintang juga kau? Kau juga milik rakyat," ujar Prabowo.

Prabowo: Ada yang Tidak Percaya Prabowo, Tak Apa, Saya Tidak Akan Gentar

Presiden Prabowo Subianto mengatakan tidak mempermasalahkan apabila masih ada pihak yang tidak percaya kepadanya. Menurutnya, yang terpenting adalah dirinya memahami amanah yang telah diberikan rakyat untuk memimpin Indonesia.

Prabowo mengaku memahami kepercayaan yang telah diberikan rakyat melalui pemilihan umum dan menegaskan komitmennya untuk mengabdi kepada bangsa.

"Saudara-saudara, ini saya di setiap kesempatan saya memberi peringatan. Ada, ada yang tidak percaya sama Prabowo, ada? Enggak apa-apa. Yang penting kita mengerti," kata Prabowo.

Ia menegaskan telah menerima mandat dari rakyat Indonesia dan akan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Saya terima kasih. Saya mengerti, saya paham, saya diberi kepercayaan oleh rakyat Indonesia, saya dipilih oleh rakyat Indonesia. Dan saya akan setia kepada rakyat Indonesia," ujarnya.

Prabowo mengatakan akan mengerahkan seluruh tenaga, pikiran, dan kemampuannya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Dengan segala apa yang saya miliki, dengan segala tenaga, dengan segala pikiran, dengan segala energi yang saya miliki. Hanya satu, saya akan mengabdi kepada bangsa dan rakyat saya," tuturnya.

Ia juga menegaskan tidak akan gentar menghadapi berbagai tantangan, terlebih jika menyangkut kepentingan masyarakat.

"Dan saya tidak akan gentar. Saya tidak akan pernah menyerah. Apalagi kalau rakyat saya terancam. Saya tidak rela rakyat Indonesia miskin. Saya tidak rela. Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar. Saya tidak rela," tandas dia.

Merasa Berutang ke Masyarakat NTB

Presiden Prabowo Subianto mengaku merasa memiliki utang kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menurutnya selalu memberikan dukungan kepadanya dalam berbagai kontestasi pilpres.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan rasa bangga dan terhormat dapat bertemu langsung dengan masyarakat NTB. Ia mengapresiasi dukungan yang terus diberikan warga NTB kepadanya.

"Saya merasa sangat bangga, saya merasa dihormati untuk diundang hari ini bertemu langsung dengan masyarakat NTB yang kebetulan dari dulu selalu mendukung saya walaupun berkali-kali kalah, tapi NTB terus setia kepada saya," kata Prabowo saat meresmikan lima bendungan di NTB, Jumat (10/7).

Karena itu, Prabowo mengaku merasa masih memiliki utang kepada masyarakat NTB yang ingin ia balas selama masa pemerintahannya.

"Rasa-rasanya saya masih utang banyak sama rakyat NTB itu. Tenang saja, masih ada beberapa tahun," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum atas pembangunan bendungan yang telah dikerjakan selama bertahun-tahun.

Ia menegaskan pembangunan bangsa merupakan proses panjang yang membutuhkan waktu, biaya, dan sumber daya besar.

"Saudara-saudara, pembangunan suatu bangsa itu adalah pekerjaan yang besar, perjuangan yang panjang. Pembangunan bangsa itu tidak satu tahun, tidak dua tahun, belasan tahun, puluhan tahun," tuturnya.

Prabowo menyebut bendungan yang diresmikannya telah mulai dibangun sejak 2014–2015. Meski dirinya yang meresmikan, ia menegaskan keberhasilan proyek tersebut merupakan hasil kerja lintas pemerintahan.

"Saya bersyukur bendungan ini bisa saya yang resmikan, tetapi pendahulu-pendahulu saya semua berjasa," katanya.

Presiden kemudian mengajak seluruh elemen bangsa mengedepankan kepentingan rakyat dan menjaga persatuan.

"Saya selalu ingatkan seluruh bangsa, berpikir lah untuk bangsa, berpikir lah untuk rakyat, berpikir lah untuk kebaikan semua. Berpikir lah untuk seluruh keluarga besar, seluruh rakyat Indonesia, dari mana rakyat berasal, apa pun sukunya, apa pun agamanya, apa pun latar belakangnya," tandas dia.

Sebut Banyak Maling Menyusup di MBG

Presiden Prabowo Subianto memastikan program makan bergizi gratis (MBG) terus berlanjut. Oleh karenanya, ia pun seluruh kepala daerah hingga aparat keamanan ikut mengawasi pelaksanaan MBG.

Menurutnya, terdapat pihak-pihak yang menyusup ke dalam program tersebut untuk melakukan penyimpangan yang ingin mengambil keuntungan.

"MBG kita teruskan! Tapi kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang nyusup ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ," kata Prabowo.

Ia meminta gubernur, bupati, camat, hingga kepala desa memeriksa seluruh dapur MBG di wilayah masing-masing. Jika ditemukan dugaan penyimpangan, mereka diminta segera melapor kepada Badan Gizi Nasional (BGN) atau langsung kepada dirinya.

"Maka saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa boleh memeriksa semua dapur MBG, saudara periksa. Laporkan ke Kepala BGN, kalau perlu lapor langsung ke saya. Gampang, ngomong di TikTok langsung aku kirim tim untuk selesaikan," ujarnya.

Prabowo juga menginstruksikan jajaran TNI dan Polri, mulai dari Dandim, Kapolres hingga Kapolsek, ikut melakukan pengawasan. Namun ia mengingatkan agar pemeriksaan dilakukan secara benar dan tidak disalahgunakan.

"Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa, periksa, periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil mau ngerjain, jangan. Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Manggil-manggil minta setoran," tegasnya.

Ia pun meminta masyarakat turut mengawasi pelaksanaan program MBG karena menurutnya kini masyarakat semakin mudah melaporkan dugaan penyimpangan.

"Rakyat awasi ya! Rakyat sekarang tidak bodoh, rakyat punya gadget," kata Prabowo.

Imbau Publik Tak Mudah Tertipu Medsos

Presiden Prabowo Subianto mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan segala narasi yang tersebar luas di media sosial. Ia mengingatkan semua dinamika yang berkembang di dunia maya tidak sepenuhnya benar.

Hal itu disampaikan Prabowo sambil menyoroti 'penyakit' yang merebak di kalangan masyarakat, yakni bagaimana mereka mudah tertipu isi konten media sosial.

Lalu, Prabowo kembali menjelaskan bahwa sejumlah konten di media sosial tak sepenuhnya asli, melainkan ciptaan orang-orang berduit.

"Ini bisa diperalat. Orang punya duit dia bisa main di sosmed. Jadi... cerita di sosmed belum tentu cerita yang sebenarnya," kata Prabowo dalam peresmian Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7).

Oleh karena itu Prabowo meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap paparan konten-konten di media sosial.

"Rakyat jangan tertipu, ya. Rakyat jangan tertipu. Percayalah kepada pemimpin yang telah kau pilih," kata Prabowo.

Imbauan agar rakyat tidak mudah tertipu dengan isi media sosial disampaikan Prabowo di sela-sela ia membicarakan kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kini berhasil dibenahi ke arah lebih baik. Prabowo mengaku bangga atas perubahan tersebut.

"Berapa hari ini saya dapat laporan-laporan hasil hasil-hasil yang kita dapatkan. BUMN-BUMN yang merupakan sarang korupsi puluhan tahun, sedikit demi sedikit mulai kita benahi," kata Prabowo.

Sebut Hukum Buat Semua, Bukan Hanya Orang Kuat

Presiden Prabowo Subianto menegaskan sifat penegakan hukum yang harus berlaku bagi seluruh warga negara tanpa memandang status maupun kekuasaan. Menurutnya, hukum tidak boleh hanya berpihak kepada orang-orang yang kuat atau kaya.

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku kerap merasa geram menghadapi pelaku korupsi. Namun, ia menegaskan seluruh proses penindakan harus tetap berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

"Saya kadang-kadang bersyukur saya ini sudah pensiun. Kadang-kadang saya itu hadapi maling-maling koruptor itu rasanya itu... tapi harus sesuai prosedur hukum," kata Prabowo.

Ia memastikan pemerintah akan terus berkomitmen menegakkan hukum terhadap siapa pun yang melakukan pelanggaran.

"Ya kita laksanakan, kita... kita akan tegakkan hukum saudara-saudara," ujarnya.

Prabowo kemudian menekankan bahwa hukum harus diterapkan secara adil kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa pengecualian.

"Dan hukum itu untuk semua. Bukan untuk hanya orang kuat saja, bukan hanya hukum untuk orang kaya saja," tegasnya.

Prabowo: Prajurit Kita Diberi Perlengkapan Tepat, Komandan Baik, Dia Juara

Presiden Prabowo Subianto merasa bangga dengan kiprah prajurit TNI di ajang internasional. Prestasi yang paling mentereng adalah bagaimana prajurit TNI 13 kali juara Australian Army of Skill Arms Meeting (AASAM) di Australia dan ASEAN Armies Rifle Meet (AARM).

"Jadi bayangkan sudah 26 tahun tentara Indonesia juara nembak se-Asia Pasifik yang ikut tentara Australia, tentara Amerika, tentara Jepang, Vietnam, tentara negara-negara hebat, tentara Malaysia, tentara Singapura," kata Prabowo, usai meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7).

Baginya, prajurit TNI memang mumpuni dan berpotensi jadi tentara terbaik sedunia.

"Artinya prajurit Indonesia dikasih perlengkapan yang tepat, makannya nggak dikorupsi, dikasih komandan yang baik, dikasih peluru yang cukup latihan, dia juara. Juara antara tentara terbaik di dunia," lanjut Prabowo.

Selain keunggulan prajurit TNI, Prabowo juga berkomentar tentang industri persenjataan dalam negeri yang unggul. PT Pindad dan PT PAL misalnya, mereka sudah mampu memproduksi senjata sendiri.

"PT PAL akan bikin kapal-kapal canggih, Saudara-saudara sekalian. Pindad sekarang baru saja saya dapat laporan dapat kontrak dari Arab Saudi. Semua senapan dan senapan mesin tentara Arab Saudi akan dibangun oleh PT Pindad, Saudara-saudara. Senjata kita teruji," kata Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BREAKING NEWS: Febrie Adriansyah Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi!
• 4 menit lalutvonenews.com
thumb
KEK Industropolis Batang Perluas Peluang Investasi Global Lewat Partisipasi Perdana Indonesia di INNOPROM 2026
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Mobil Tabrak Pemotor hingga Terpental di Serpong Tangsel, 2 Orang Tewas
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Profil Lee Jong Suk, Aktor yang Dikabarkan Putus dengan IU Usai 4 Tahun Pacaran, Ternyata Pernah Jadi Member Idol di SM Entertainment
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Unilever Buka Program Apprenticeship untuk S1 hingga Fresh Grauduate, Cek Syarat dan Posisi yang Tersedia
• 1 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.