VIVA – Pelatih Timnas Swiss, Murat Yakin, menyindir tindakan Mesir yang menuduh Argentina menang dengan curang di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sebab, menurutnya, segalanya sudah berjalan dengan adil.
Rossocrociati lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menang atas Kolombia lewat adu penalti. Mereka bermain imbang tanpa gol selama 120 menit dalam duel itu.
Sebelumnya, Argentina berhasil menang dengan penuh drama atas Mesir. Mereka sempat tertinggal dua gol lebih dulu, namun membalikkan skor menjadi 3-2 berkat gol-gol dari Cristian Romero, Lionel Messi, dan juga Enzo Fernandez.
Gol-gol yang diciptakan Argentina hanya terjadi di 15 menit terakhir permainan. Selain itu, keputusan dari wasit Francois Letexier banyak diprotes publik karena dianggap menguntungkan La Albiceleste.
Argentina dinilai diuntungkan dari keputusan untuk membatalkan gol Mostafa Ziko. Sedangkan gol Enzo Fernandez disahkan meski tercipta dari situasi yang serupa.
- REUTERS/Amanda Perobelli
Kontroversi ini sudah berusaha dibersihkan oleh FIFA melalui pernyataan Kepala Perwasitan, Pierluigi Collina. Sang wasit legendaris menilai keputusan Letexier sudah tepat selagi menegaskan bahwa tidak ada agenda untuk menguntungkan Messi atau Argentina.
Pelatih Mesir, Hossam Hassan, menolak hasil di lapangan dengan memberikan simbol X selagi menyatakan bahwa wasit tidak adil. Hal yang sama juga disampaikan Ziko setelah pertandingan, namun pelatih Swiss, Murat Yakin, tidak berpikir demikian.
Yakin menyebut bahwa segalanya telah berjalan dengan adil, terutama dengan adanya VAR yang ditugaskan. Dia menegaskan bahwa segalanya perlu dibuktikan di lapangan, ketimbang berbicara di luar lapangan.
“Yang saya pikirkan adalah permainan telah dilangsungkan dengan sangat adil. Kini, segalanya bisa dikendalikan melalui VAR,” kata Yakin dalam konferensi pers, seperti dikutip dari media Argentina, TyC Sports.
“Saya kira tidak akan ada yang terjadi, semuanya harus tahu apa yang harus mereka lakukan, bukan hanya berbicara, tunjukkanlah di lapangan. Anda harus menunjukkan di lapangan mengenai apa yang bisa Anda lakukan,” tambahnya.
Argentina telah kerepotan dalam dua laga terakhir menghadapi Tanjung Verde dan Mesir. Swiss dipertimbangkan lebih kuat ketimbang dua lawan tersebut, dan Murat Yakin menyebut bahwa timnya akan berupaya untuk memaksimalkan keadaan.





