Dubes: Iran Bisa Anggap MoU Islamabad Batal Jika AS Terus Ingkar

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pelanggaran berulang oleh Amerika Serikat terhadap Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad dengan Iran dapat mendorong Teheran untuk mempertimbangkan perjanjian tersebut menjadi batal, kata Duta Besar dan Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Amir Saeid Iravani, Jumat.

"Iran tetap berkomitmen untuk setia terhadap implementasi MoU tersebut, dengan syarat AS juga setia dan sepenuhnya mematuhi kewajibannya sendiri. Namun, jika AS terus melanggar kewajibannya dalam MoU tersebut, maka Iran tidak lagi terikat untuk memenuhi kewajibannya juga di MoU itu," kata Iravani kepada wartawan setelah pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang Iran, mengutip Antara.

Diplomat Iran itu menyoroti soal dimulainya kembali permusuhan oleh AS dengan menilai hal itu sebagai bentuk pelanggaran besar terhadap Piagam PBB dan paragraf pertama dari MoU Islamabad, di mana AS berkomitmen menghentikan permusuhan dengan Iran dan menahan diri dari penggunaan kekuatan.

"AS memikul tanggung jawab internasional secara penuh atas semua konsekuensi hukum dan politik yang timbul dari tindakannya yang melanggar hukum," tegas Iravani.

Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani dari jarak jauh nota kesepahaman terkait pengakhiran konflik bersenjata yang dimulai sejak 28 Februari lalu.

Namun, pada Rabu (8/7) dan Kamis (9/7), AS menyerang Iran dan Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeklaim aksi tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas pembatasan Iran terhadap lalu lintas di Selat Hormuz.

Pasukan Iran pun dilaporkan melakukan serangan balasan yang menargetkan pangkalan militer milik AS di Bahrain dan Kuwait. Iran juga menuduh Washington melanggar nota kesepahaman tentang penghentian permusuhan.

Sebelumnya, Jumat (10/7), Axios melaporkan akan ada putaran baru pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran diperkirakan pada pekan depan, yang kemungkinan dilakukan di Swiss.

Presiden AS Donald Trump juga mengatakan pihaknya telah sepakat melanjutkan proses negosiasi dengan Iran, yang konon atas permintaan Teheran, tetapi menyatakan bahwa gencatan senjata telah berakhir.(ant/ree)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Jadwal MotoGP Jerman 2026, Sabtu 11 Juli: Marc Marquez Berburu Kemenangan ke-10 di Sirkuit Sachsenring
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Lantik 71 Kepala Sekolah, Bupati Masinton Pasaribu Tekankan Inovasi dan Berintegritas
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Penjahit Seragam dan Toko Alat Tulis di Ngawi Diserbu Jelang Masuk Sekolah, Omzet Naik Tiga Kali Lipat
• 23 menit laluberitajatim.com
thumb
Radio SS Terima Enam Laporan Motor Hilang Hari Ini
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.