BNPT Gelar Kemah Bela Negara Cegah Terorisme, Peserta SMP hingga Mahasiswa

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar kemah bela negara. Hal itu dilakukan sebagai upaya membangun kesiapsiagaan generasi muda menghadapi ancaman terorisme di era digital.

Gelaran ini merupakan kolaborasi dengan Jaga Tunas Indonesia di Garut, Jawa Barat, pada 8-10 Juli 2026. Hal ini dilakukan dalam rangka merespons perkembangan teknologi digital yang telah mengubah pola penyebaran paham radikal dan terorisme melalui media sosial bahkan permainan daring (game online).

Kegiatan yang diikuti 100 pelajar se-Kabupaten Garut ini memberikan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, bela negara, literasi digital, keamanan bermedia sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup. Para peserta juga diajak terlibat dalam berbagai aksi sosial, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian sembako, dan penanaman pohon di kawasan daerah aliran sungai.

Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan pelajar dan mahasiswa menjadi kelompok yang perlu mendapatkan penguatan literasi digital, wawasan kebangsaan, serta kemampuan berpikir kritis. Di mana, kata Edyy, mereka merupakan salah satu sasaran potensial penyebaran paham radikal melalui internet.

"Kenapa pesertanya ada dari SMP, SMA dan mahasiswa? Karena di era digital sekarang yang menjadi sasaran rekrutmen jaringan terorisme adalah anak-anak dan pemuda, jadi kita bangun kesiapsiagaan," jelasnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, ruang digital saat ini menjadi sarana yang efektif bagi kelompok teroris untuk menjalankan tiga aktivitas utama, yaitu propaganda, rekrutmen, dan penggalangan pendanaan. Eddy juga mengingatkan proses rekrutmen saat ini sering kali dilakukan secara terselubung dan bertahap.

"Ketiga kegiatan ini dilakukan oleh jaringan terorisme di ruang digital, baik sosial media maupun game online", tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang berkembang di ruang digital.

"NKRI bukan warisan yang datang dengan sendirinya. NKRI adalah wujud komitmen, keseriusan, dan kesepakatan luhur dari para pendiri bangsa yang tangguh dari berbagai latar belakang pendidikan, bahasa, hingga agama. Tugas generasi muda adalah merawatnya," tegas Bupati Garut.

Melalui kegiatan ini, BNPT mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga memiliki ketahanan terhadap penyebaran paham radikal, intoleransi, dan ekstremisme berbasis kekerasan yang dapat mengarah pada terorisme.




(whn/dhn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Redmi Pad 2 9.7 4G Resmi Hadir di Indonesia, Bisa SIM dan Layar 2K
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Dinkes: 5% Pelajar DIY Peserta CKG Tunjukkan Kecenderungan Gangguan Kecemasan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Andi Aslinda, Penggerak Transformasi Akademik UNM
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Satu Data Indonesia sebagai Fondasi Negara Digital yang Berkeadilan
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Biaya Haji 2027 Bisa Tembus Rp107 Juta, MUI Protes Ada Ketidakadilan dalam Pengelolaan Dana
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.