Didorong Jadi Calon Ketum PBNU, Begini Jawaban KH Zulfa Mustofa

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa merespons terkait usulan namanya masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar Ke-35 NU. Muktamar ke-335 NU diputuskan dihelat di Pondok Pesantren (Ponpes) Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada 27-31 Agustus 2026·

"Kalau itu permintaan dari pengurus cabang dan wilayah, saya tidak bisa menolak," kata KH Zulfa dalam konferensi pers seusai peluncuran dan bedah kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa di Aula Sakinah Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026) malam WIB.

Baca Juga
  • Prabowo Tugaskan Ketum PBNU dan Ketua Muhammadiyah Takziyah ke Makam Ali Khamenei
  • Muktamar ke-35 PBNU Digelar di Ponpes Tambakberas Jombang
  • PBNU Verifikasi Kesiapan NTB Jadi Tuan Rumah Muktamar NU 2026

KH Zulfa menyampaikan, proses pemilihan Ketua Umum PBNU harus ditempatkan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga marwah, persatuan, dan masa depan jam’iyah. Kepemimpinan NU, sambung dia, bukan hanya berkaitan dengan jabatan struktural, tetapi juga mengandung tanggung jawab besar untuk menjaga tradisi keilmuan, merawat umat, dan menghadirkan NU sebagai kompas moral bangsa.

Ketua Lembaga Dakwah PBNU Kiai Abdullah Syamsul Arifin menyampaikan saat ini, semakin banyak aspirasi dari pengurus wilayah dan pengurus cabang NU yang meminta KH Zulfa untuk maju dalam kandidasi di Muktamar ke-35 NU. "Beliau jadi ikon perubahan dalam NU," kata Kiai Abdullah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sementara KH Zulfa menjelaskan, peluncuran kitab menjadi penegasan tradisi keulamaan NU tidak boleh berhenti pada pengajian, ceramah, dan transmisi pengetahuan secara lisan. Ulama dan generasi muda pesantren, kata dia, juga perlu kembali menghidupkan tradisi menulis dan menghasilkan karya yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

"Alhamdulillah, saya dapat menyelesaikan sebuah karya yang saya beri nama Ithafu Ummati Al Muqtafa. Jika diterjemahkan secara bebas, ini adalah hadiah bagi umat Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Isinya empat kitab; tiga di bidang fikih dan ushul fikih, serta satu kitab mengenai biografi dan sejarah Syekh Nawawi al-Bantani," ujar KH Zulfa.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LCC 4 Pilar 2026 Digelar, Arianto: Ruang Pembentukan Karakter Pelajar Papua
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Yakult Buka 3 Lowongan Kerja Lulusan SMA Domisili Jakarta, Ini Syarat dan Link Daftarnya
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harmonisasi Regulasi Daerah Dinilai Kunci Reformasi Hukum Nasional
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harry Kane vs Haaland Memanas! Kapten Inggris Ungkap Ambisi Sebenarnya di Piala Dunia 2026
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Lensa Berbicara: Penampakan Barang Bukti Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Oleh Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.