Target PSEL Bali Layani 1.500 Ton Sampah per Hari

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali menandai dimulainya fase implementasi sistem pengolahan sampah modern di Indonesia setelah melalui berbagai tahapan teknis, investasi, dan seleksi teknologi.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) PT Daya Energi Bersih Nusantara (Danera) Fadli Rahman, pembangunan PSEL tidak hanya berfokus pada pembangkit listrik, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Advertisement

BACA JUGA: Satu Dekade Wilsen Willim, Tenun Nusantara dan Denim Daur Ulang Menjadi Adibusana Bernuansa Rebel

"Kami ingin memastikan sampah residu yang selama ini menjadi beban lingkungan dapat diolah secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata melalui penyediaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan," ujar Fadli di Jakarta, melansir Antara, Sabtu (11/7/2026).

Dia menjelaskan, fasilitas WtE akan dibangun di kawasan Pedungan, Denpasar Selatan, dengan kapasitas pengolahan 1.500 ton sampah per hari atau setara sekitar 500 truk pengangkut sampah per hari.

"Fasilitas itu ditargetkan rampung dan mulai beroperasi secara bertahap pada semester I-2028. Proses pengembangan proyek telah dimulai sejak terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 pada Oktober 2025," kata Fadli.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jirayut Ingin Adu Akting dengan Reza Rahadian, Siap Curi Ilmu dari Sang Aktor
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Pelindo Regional 2 tanam 250 pohon dukung dekarbonisasi pelabuhan
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
BREAKING NEWS: Febrie Adriansyah Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi!
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Akhir pekan di Jakarta, ada wisata Desa Konoha lalu pergelaran wayang
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Artkea di Mulia in Fashion 2026: Saat Fashion Jadi Rumah buat Memori Keluarga
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.