Jakarta: Kadin DKI Jakarta kembali memperkuat hubungan strategis dengan Tokyo Small and Medium Enterprise Support Center (Tokyo SME) melalui kemitraan jilid kedua. Langkah ini diambil untuk memperluas akses pasar global, mendorong digitalisasi, dan mengembangkan ekspansi UMKM ke panggung internasional.
Program Business Matching masih menjadi tulang punggung kerja sama ini. Kadin DKI Jakarta berkomitmen membuka pintu pasar Asia Timur lebih lebar bagi produk lokal, sekaligus memfasilitasi adopsi teknologi, pertukaran inovasi, dan peningkatan standar kualitas agar produk Indonesia mampu bersaing di pasar Jepang yang ketat.
Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin DKI Jakarta, Aldi Imam Wibowo menyampaikan, kolaborasi jilid kedua ini bukan sekadar wadah seremonial atau pertemuan bisnis biasa, melainkan sebuah koridor strategis untuk menciptakan kesepakatan dagang yang konkret, produktif, dan berkelanjutan.
Baca Juga :
Kadin Jabar Maksimalkan Peluang Investasi dan Ekspor di SIBS 2026
"Fokus utama kami adalah membawa produk unggulan Jakarta naik kelas ke level internasional, sekaligus menyerap praktik bisnis terbaik dari ekosistem industri di Tokyo," ujar Aldi Imam Wibowo, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 11 Juli 2026.
Ke depan, Kadin DKI Jakarta berencana menjadikan kemitraan ini sebagai ekosistem jangka panjang. Fokus pengembangannya meliputi penguatan rantai pasok global, transfer teknologi, dan pendampingan regulasi ekspor. Tujuannya agar UMKM nasional lebih tangguh dan adaptif menghadapi perubahan ekonomi dunia.
Dengan diplomasi ekonomi yang aktif, Kadin DKI Jakarta optimistis mampu menjadi motor transformasi ekonomi daerah menuju sektor yang modern, bernilai tambah, dan berdaya saing global.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id.




