INKA Kembali Ekspor Dua Lokomotif ke Australia via TPS

bisnis.com
15 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MADIUN - PT Industri Kereta Api atau PT INKA (Persero) kembali mengirimkan dua unit locomotive platform ke UGL RS Pty Limited di Australia melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Jawa Timur, yang sekaligus memperkuat peran di pasar internasional.

Komisaris PT INKA (Persero) Sangap Surbakti di Madiun, Sabtu (11/7/2026) mengatakan kedua unit locomotive platform tersebut merupakan unit ke-17 dan ke-18 dari total kontrak pengadaan 50 unit locomotive platform yang ditandatangani pada tahun 2021, dengan nilai kontrak lebih dari Rp100 miliar.

"Pengiriman ini merupakan capaian penting bagi INKA karena menunjukkan bahwa produk manufaktur perkeretaapian nasional tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dapat diterima oleh pasar internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran proses pengiriman ini serta seluruh Insan INKA," ujarnya.

Menurutnya, ekspor tersebut menegaskan keberlanjutan ekspansi INKA di pasar internasional, khususnya kawasan Australia dan Selandia Baru. Hingga saat ini, INKA telah mengirimkan lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta belasan unit locomotive platform untuk mendukung kebutuhan transportasi perkeretaapian di kedua negara tersebut.

Proses pengiriman dilaksanakan melalui fasilitas Terminal Petikemas Surabaya (TPS), yang juga merupakan badan usaha milik negara. Kolaborasi itu menjadi salah satu bentuk sinergi antar-BUMN dalam mendukung kelancaran rantai logistik ekspor produk industri nasional.

Melalui pelaksanaan kontrak tersebut, INKA terus memperkuat kapasitas dan daya saing industri perkeretaapian nasional dalam memenuhi standar dan kebutuhan pelanggan global, sekaligus memperluas kontribusi produk manufaktur Indonesia di pasar internasional.

Baca Juga

  • PT Inka Gunakan PMN Rp473 Miliar untuk Ekspansi Pabrik Banyuwangi & Madiun
  • KAI Beli 16 Trainset KRL Baru dari INKA, Nilainya Rp3,8 Triliun
  • Update Rencana Merger KAI dan INKA: Dibidik Rampung November 2026

Sebagai perusahaan negara yang menjalankan kegiatan ekspor, INKA tidak hanya membawa kepentingan perusahaan, tetapi juga nama dan reputasi Indonesia di pasar internasional.

"Oleh karena itu, kami berharap dukungan terhadap kegiatan ekspor produk industri nasional, agar dapat terus diperkuat melalui regulasi yang kondusif, proses perizinan yang efisien, serta koordinasi lintas instansi," kata Sangap.

Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen pelanggan global dan semakin kompetitif di pasar internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal KRL Solo–Jogja 13–19 Juli 2026, Lengkap Tiap Stasiun
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Siapa Istri Eks Jampidsus Febrie Adriansyah? Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU Kasus Batu Bara
• 4 jam laludisway.id
thumb
Media Vietnam Dibuat Cemas, Langkah John Herdman di Timnas Indonesia Jadi Sorotan
• 53 menit laluviva.co.id
thumb
Menhut Pegang 'Kunci' dalam Perdagangan Karbon
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Celine Evangelista Bantah Terima Rumah Rp200 Miliar dari Jaksa Agung: Fitnah
• 8 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.