Heboh Meteor Jatuh Berwarna Hijau Kebiruan di Langit Jawa, Warga Dengar Ledakan Keras

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita
Heboh Meteor Jatuh Berwarna Hijau Kebiruan di Langit Jawa, Warga Dengar Ledakan KerasNasional | inews | Minggu, 12 Juli 2026 - 07:03Dengarkan Berita

JAKARTA, iNews.id — Warga di sejumlah wilayah Pulau Jawa, mulai dari Jawa Barat hingga Yogyakarta, digegerkan oleh fenomena astronomi langka pada Sabtu (11/7/2026) malam. 

Sebuah benda langit yang diduga kuat sebagai meteor berukuran besar terlihat melesat cepat dengan pancaran cahaya hijau kebiruan yang sangat terang.

Detik-detik jatuhnya benda langit tersebut sempat terekam oleh kamera amatir warga di wilayah Bogor, Jawa Barat, dan langsung viral di berbagai platform media sosial.

Tidak hanya visual yang memukau, fenomena ini juga dilaporkan memicu suara dentuman keras yang terdengar jelas oleh warga di kawasan Cirebon sebelum akhirnya benda tersebut terbakar habis di atmosfer.

Mantan Direktur Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, turut menyoroti fenomena alam yang menghebohkan masyarakat lintas provinsi ini. Melalui akun media sosial resminya, ia mengonfirmasi adanya laporan visual mengenai bola api raksasa tersebut.

Baca Juga:Mahasiswa Gelar Aksi Demo di Bundaran HI Pagi Ini, Ajukan 5 Tuntutan

"Fenomena astronomi meteor 'jatuh' di langit P. Jawa. Meteor jatuh ini berbentuk bola api berekor hijau-kebiruan (*fire ball*) - 11 Juli 2026 ± 21:30 WIB," tulis Daryono dikutip dari akun X miliknya @daryono BMKG, Minggu (12/7/2026).

Daryono juga tengah menelusuri korelasi antara jatuhnya meteor tersebut dengan suara dentuman misterius yang dirasakan oleh sebagian masyarakat di pantura Jawa Barat.

"Suara dentuman yang terdengar di Cirebon jam berapa ya? Siapa tau ada kaitannya??," tambahnya, mengajak masyarakat untuk mencocokkan waktu kejadian.

Gegerkan Warga Lintas Provinsi

Di Wilayah Bogor, terlihat kilatan cahaya hijau-kebiruan terang yang melesat cepat membelah langit malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Sedangkan di Cirebon, warga tidak hanya melihat cahaya, tetapi juga melaporkan adanya suara ledakan bergemuruh yang cukup keras hingga membuat kaca jendela bergetar.

Di Yogyakarta dan Jawa Tengah, tampak sebagai garis cahaya terang di ufuk barat sebelum akhirnya meredup dan menghilang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) maupun stasiun pemantau astronomi terkait masih melakukan pengumpulan data untuk memastikan titik jatuh serta ukuran pasti dari batuan luar angkasa tersebut.

Baca Juga:Dramatis Pengejaran Avanza Tabrak Lari di Tarakan, Berakhir Setelah Tabrak Tiang

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang karena fenomena fireball umumnya habis terbakar di lapisan atmosfer bumi sebelum menyentuh daratan.

#jabar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
China Berhasil Tangkap Kembali Tahap Pertama Roket Long March-10B dalam Penerbangan Perdana
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Setahun Mozza Hilang, Sang Ayah Ungkap Pesan Haru Berharap Anaknya Pulang
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Korupsi Febrie Adriansyah, Kejagung Janji Bakal Ditangani Secara Profesional
• 14 menit laluokezone.com
thumb
Rudi Margono Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus, Ini Rekam Jejak dan Pemikirannya
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Kasus Ijazah Jokowi: Roy Tantang Polda Metro Jaya, Tifa Sebut Dakwaan Jaksa Salah Objek-Subjek
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.