Bandara Bandaneira Bakal Dibangun Ulang, Landasan Pacu Akan Diperpanjang

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berencana membangun ulang bandara Bandaneira dengan memperpanjang landasan pacu (runway) menjadi 2,2 km.

Kementerian PU berencana membangun ulang bandara Bandaneira dengan memperpanjang landasan pacu (runway) menjadi 2,2 km. (Foto: Dok. PU)

IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berencana membangun ulang bandara Bandaneira dalam rangka mempercepat pengembang kawasan pariwisata di daerah tersebut. 

Pembangunan ini rencananya bakal memperpanjang landasan pacu (runway) Bandar Udara Bandanaira hingga mencapai 2,2 kilometer (km). Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana Gunung Api Banda.

Baca Juga:
Bandara Husein Bandung Siap Layani Pesawat ATR hingga Boeing 737, Beroperasi Mulai September 2026

Menteri PU, Dody Hanggodo menjelaskan, rencana ini merupakan tindak lanjut atas permohonan pemerintah daerah yang menginginkan peningkatan kapasitas bandara. Saat ini, panjang runway yang hanya sekitar 900 meter dengan lebar 30 meter, dinilai belum memadai untuk melayani pesawat berukuran besar.

"Jadi kita akan bikin 2,1-,22 km bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk memperpanjang runway menjadi 2,2 km," kata Dody dalam keterangan resmi, Sabtu (11/7/2026). 

Baca Juga:
Bandara Soetta Mulai Layanan Umrah Terpusat di Terminal 2F, Gandeng Tiga Maskapai

Dengan perpanjangan runway tersebut, bandara ini nantinya dapat didarati pesawat dengan kapasitas lebih besar. Hal ini akan membuka akses wisatawan secara lebih luas ke Pulau Banda, yang dikenal sebagai destinasi bersejarah dan bahari unggulan Indonesia.

Di sisi lain, peningkatan infrastruktur ini juga menjadi langkah strategis dalam mitigasi bencana. Letak Pulau Banda yang berada di kawasan cincin api menjadikannya rentan terhadap aktivitas vulkanik. Dengan runway yang lebih panjang, proses evakuasi, distribusi logistik, dan penanganan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

"Ini kan masih daerah rawan bencana dekat gunung berapi yang bisa meletus setiap saat. Sementara runway saat ini tidak sampai 1 km, sehingga tidak masuk pesawat Hercules," ujar Dody.

Pemerintah berharap kombinasi antara peningkatan aksesibilitas dan kesiapsiagaan bencana di Pulau Banda ini mampu mendorong pertumbuhan pariwisata sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan.

Sementara itu, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menyambut baik komitmen Pemerintah Pusat. Pengembangan Bandara Bandaneira adalah langkah fundamental untuk membawa Kepulauan Banda menjadi destinasi wisata unggulan berkelas dunia.

"Ini adalah langkah penting bagi kami. Dengan akses yang lebih terbuka, kami optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," kata Zulkarnain.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jamu Tradisional yang Bisa Bikin Langsing
• 29 menit lalubeautynesia.id
thumb
Enam Wakil Tuan Rumah Mentas di Final Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
KiiiKiii Resmi Konfirmasi Comeback pada Agustus 2026
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Buka Mubeslub Ormas MKGR, Bahlil Ajak Kader Bersiap untuk Pemilu 2029
• 19 jam laludetik.com
thumb
975 Orang Maba Diterima di ITH
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.