Sedikitnya 15 orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang dipicu Topan Bavi di wilayah Mindanao, Filipina. Hujan lebat yang diperkuat angin muson menyebabkan sungai meluap dan merendam sejumlah permukiman warga.
Dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Minggu 12 Juli 2026, rekaman video menunjukkan derasnya arus sungai berwarna cokelat yang menerjang kawasan Sitio Amba, Barangay Aratoc. Curah hujan tinggi memicu luapan sungai dan tanah longsor di sejumlah wilayah, sementara tim penyelamat masih melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hilang.
Dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di Kota Davao. Sejumlah ruas jalan utama terendam banjir hingga mengganggu aktivitas warga. Kendaraan terlihat tetap melintas menerobos genangan air yang mencapai setinggi lutut.
Baca Juga :
Topan Bavi Mendarat di Tiongkok usai Hampir Dua Juta Warga DievakuasiMeski Topan Bavi telah bergerak keluar dari wilayah Filipina, Badan Meteorologi setempat mengingatkan bahwa potensi hujan lebat disertai angin kencang masih dapat terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa waktu ke depan.



