Nezar: Festival film keluarga bisa jadi cara baru kenalkan PP TUNAS

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan bahwa festival film keluarga dapat menjadi cara baru yang digunakan untuk mengenalkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) kepada masyarakat.

Nezar mengatakan pendekatan kreatif melalui karya audiovisual lebih mudah diterima masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem konten digital yang aman bagi anak.

"Kegiatan seperti ini bisa menjadi model sosialisasi PP TUNAS. Pesan tentang perlindungan anak tidak hanya disampaikan melalui regulasi, tetapi juga melalui pengalaman yang menyenangkan, melibatkan keluarga, kreator, dan industri secara bersamaan," kata Nezar dalam keterangannya yang diterima di Jakarta dan dikonfirmasi, Minggu.

Baca juga: Netflix sebut film keluarga sering masuk Global Top 10

Nezar menilai kepatuhan terhadap PP TUNAS tidak hanya diwujudkan melalui penguatan fitur keamanan pada platform digital, tetapi juga melalui berbagai inisiatif yang mengajak masyarakat memahami pentingnya pelindungan anak di ruang digital.

Nezar kemudian menyebutkan salah satu penyelenggara sistem elektronik (PSE) yang telah menggunakan metode ini adalah Netflix yang baru-baru ini menyelenggarakan festival film keluarga dan sebagai PSE aktif menghadirkan pengalaman digital aman bagi anak lewat penerapan pembatasan usia dan penyediaan konten yang sesuai.

Dalam festival tersebut, Netflix menghadirkan pemutaran film karya sineas Indonesia serta berbagai aktivitas edukatif yang melibatkan keluarga, anak-anak, dan pelaku industri kreatif. Pendekatan seperti ini menurut Nezar membuat pesan pelindungan anak lebih mudah dipahami masyarakat.

Baca juga: Film "Takkan Kubiarkan Kau Menangis" angkat masalah orang tua dan anak

"Netflix mendekati regulasi ini secara kreatif dan inovatif. Selain menghadirkan fitur pelindungan anak, mereka juga membuka ruang bagi para kreator untuk menghasilkan konten yang aman, sehat, edukatif, dan inspiratif," katanya.

Nezar berharap kolaborasi serupa dapat dicontoh dan diperbanyak praktiknya oleh PSE-PSE lain yang beroperasi di Indonesia.

Lebih lanjut ia mengatakan pemerintah terus mendorong setiap PSE untuk tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga berkontribusi membangun budaya digital yang sehat melalui inovasi dan kolaborasi.

Baca juga: Baznas gandeng Langit Pictures edukasi keluarga harmonis lewat sinema

Membahas perkembangan implementasi PP TUNAS, Nezar mengatakan hingga saat ini aturan tersebut tampak menunjukkan perkembangan yang positif.

Lewat pelaporan yang ada, dapat terlihat berbagai platform digital telah menghadirkan fitur-fitur pelindungan anak, termasuk akun khusus anak, kontrol orang tua, serta mekanisme pembatasan akses sesuai kelompok usia.

"Kami berterima kasih kepada seluruh platform yang bersikap kolaboratif. Saat ini berbagai platform media sosial maupun layanan digital sudah menyediakan fitur-fitur khusus untuk anak dan mulai memperkuat pembatasan akses berdasarkan usia," ujar Nezar.

Baca juga: Ambisi Bayu Skak menyatukan kisah alien dan drama keluarga Madura

Meski saat ini menunjukkan tren positif, Nezar menambahkan bahwa evaluasi secara berkala pasti bakal dilakukan Pemerintah untuk memastikan setiap PSE memenuhi ketentuan yang diatur dalam PP TUNAS sekaligus meningkatkan kualitas pelindungan anak di ruang digital.

Evaluasi menjadi penting agar PP TUNAS bisa menghadirkan ruang digital yang aman, sehat, serta produktif secara optimal bagi masyarakat Indonesia khususnya generasi muda.

"Kami berharap evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat terus meningkatkan kinerja setiap platform sehingga pelindungan anak di ruang digital semakin efektif," Nezar menutup pernyataannya.

Baca juga: Film "Tanah Runtuh" ajak pahami cinta lewat sosok anak "down syndrome"


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wonderkid PSM Makassar Dimas Adi Prasetyo Diisukan Deal ke Persebaya Surabaya, Lengkapi Eksodus Pemain Pasukan Ramang
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Melinda Aksa Komitmen Perkuat Gerakan PKK di HKG Nasional
• 22 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Diskon HP dan Tablet hingga Akhir Juli 2026, Ini Promo Back to School Honor
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Aktivitas Jual Beli Online Masih Sangat Terpusat di Perkotaan, NEXT Ungkap Penyebabnya
• 20 menit laluidxchannel.com
thumb
Boeing Siap Tingkatkan Produksi 737 Max
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.