Seorang pesepeda meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di Jalan Raya Darmo, Kecamatan Wonokromo Surabaya, tepatnya depan Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang mengarah ke kota, Minggu (12/7/2026) pagi.
Masih belum diketahui pasti kronologi kecelakaan yang terjadi kurang lebih sekitar pukul 06.45 WIB itu. Namun dari informasi yang diperoleh Suara Surabaya, korban mengalami serangan jantung saat kejadian sehingga terjatuh dari sepedanya.
Adapun identitas korban diketahui adalah Mudjiono, Kepala Desa (Kades) Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Saat kejadian, Mudjiono sedang mengikuti kegiatan gowes bersama rombongan komunitas sepedanya, namun tiba-tiba terjatuh sendiri. Hal ini dibenarkan Tinia Wijaya, Sekretaris Desa Bambe.
“Terjatuh sendiri, informasi dari teman-teman gowesnya beliau jatuh sendiri,” ujar Nia sapaan akrabnya saat on air di Radio Suara Surabaya, Minggu.
Menurut Nia, yang bersangkutan memang aktif dalam kegiatan olahraga. Bahkan, Mudjiono tergabung dalam beberapa komunitas, salah satunya komunitas sepeda LCBB.
“Biasanya kalau memang ada kegiatan gowes beliau selalu ikut kegiatan olahraga badminton, pingpong itu beliau selalu aktif,” ucapnya.
Nia juga mengungkapkan, dalam sepekan terakhir tidak ada tanda-tanda Mudjiono mengalami sakit parah. Bahkan pada Jumat (10/7/2026) kemarin, yang bersangkutan masih aktif bekerja.
“Memang beberapa minggu ini tuh beliau agak enggak enak badan. Tapi akhir-akhir ini, seminggu terakhir ini tuh sudah lumayan enakan. Lumayan sehat, makanya beliau ikut gowes,” ungkapnya.
Adapun jenazah Mudjiono sempat dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Namun, saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka di Desa Bambe oleh keluarga, sebelum dimakamkan.
“Kami mohon maaf apabila ada kesalahan beliau kepada seluruh pendengar SS, baik keluarga atau orang-orang yang pernah merasa disakiti oleh beliau. Kami mohon maaf atas kesalahan beliau baik disengaja maupun tidak disengaja,” ucapnya. (bil/iss)




