Psikologi Anak Broken Home: Mengapa Erling Haaland Tetap Berprestasi?

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Broken home suatu istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan kondisi keluarga yang mengalami perceraian orang tua, konflik berkepanjangan atau disfungsi dalam hubungan keluarga. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa dampak broken home pada anak dapat meningkatkan risiko stres, kecemasan, depresi, perilaku agresif, hingga penurunan prestasi akademik.

Meski demikian setiap anak broken home berpeluang mengalami perkembangan yang positif. Dengan dukungan keluarga yang tetap terjaga, lingkungan yang positif, serta kemampuan membangun resiliensi, banyak anak justru mampu tumbuh menjadi individu yang berprestasi dan sukses dalam berbagai bidang.

Dalam psikologi perkembangan dikenal konsep resiliensi, yaitu kemampuan individu untuk tetap berkembang secara sehat meskipun menghadapi pengalaman hidup yang sulit. Sejumlah figur publik dan atlet dunia menunjukkan bahwa perceraian orang tua tidak otomatis mematikan potensi. Justru, pengalaman pahit bisa menjadi bahan bakar untuk tumbuh lebih kuat

Erling Haaland merupakan salah satu contoh menarik. Walaupun kedua orang tuanya berpisah, ia tumbuh menjadi salah satu pesepak bola terbaik dunia. Analisis psikologis menunjukkan bahwa keberhasilannya dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor utama, yaitu resiliensi, motivasi intrinsik, growth mindset, grit, hubungan emosional yang tetap positif dengan kedua orang tua, kualitas hubungan interpersonal, karakter individu dan lingkungan yang mendukung.

Dampak perceraian orang tua terhadap anak sangat bergantung pada kualitas pengasuhan, dukungan sosial, kemampuan individu dalam mengembangkan mekanisme adaptasi yang sehat. Kasus Haaland memperlihatkan bahwa dengan faktor-faktor protektif yang memadai, pengalaman keluarga yang sulit tidak harus menghambat pencapaian prestasi, bahkan dapat menjadi konteks di mana kemampuan adaptasi dan ketangguhan berkembang secara optimal.

Apa Yang Menjadi Kisah Hidup Erling B. Haaland

Erling Braut Haaland lahir pada tahun 2000 di Leeds, Inggris. Ayahnya, Alf-Inge Haaland adalah seorang mantan pemain profesional Liga Inggris dan ibunya (Gry Marita Braut) adalah mantan atlet heptathlon Norwegia. Ia dibesarkan dalam keluarga yang sangat dekat dengan dunia olahraga sehingga sejak kecil terbiasa dengan perilaku disiplin, kompetisi serta gaya hidup sehat.

Orang tuanya kemudian bercerai, namun berbagai berita menunjukkan bahwa keduanya tetap hadir dalam kehidupan Haaland. Ayahnya berperan besar dalam perkembangan karier sepak bolanya, sementara ibunya juga dikenal memberikan dukungan emosional dan menjaga privasinya.

Hasil Analisis Dasar Psikologis yang Membuat Haaland Menjadi Individu BerprestasiFaktor Psikologis yang Membuat Erling Haaland Berprestasi
  1. Faktor Dukungan kedua orang tua, memberi dampak psikologis, meningkatkan rasa aman emosional

  2. Faktor lingkungan olahraga sejak kecil, berdampak membentuk disiplin dan kompetensi

  3. Faktor motivasi intrinsik, berdampak keinginan latihan tanpa bergantung pada penghargaan eksternal

  4. Faktor growth mindset, berdampak menjadikan kegagalan sebagai sarana belajar

  5. Faktor resiliensi, berdampak memberikan kemampuan mengatasi tekanan keluarga dan kompetisi

  6. Faktor ulet/grit, berdampak pada sikap konsisten mengejar tujuan jangka panjang

Kasus Haaland menunjukkan bahwa istilah broken home tidak selalu identik dengan kegagalan perkembangan anak. Yang lebih menentukan adalah bagaimana orang tua menjalankan fungsi pengasuhan setelah perceraian.

Selain itu kasus Haaland juga memperlihatkan bahwa dengan faktor-faktor protektif yang memadai, pengalaman keluarga yang sulit tidak harus menghambat pencapaian prestasi, bahkan dapat menjadi konteks di mana kemampuan adaptasi dan ketangguhan berkembang secara optimal.

Buat individu yang memiliki keluarga broken home, ini bukan akhir tapi awal baru yang membawamu pada jalan hidup yang lebih berwarna, buatlah strategi yang tepat guna mendapatkan hidup yang penuh dengan prestasi yang indah dan menarik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadiri Peringatan Hari Koperasi, 5 Pimpinan Lembaga Pancarkan Semangat Kebersamaan
• 1 jam laluokezone.com
thumb
30 Orang Terjebak di Bianglala yang Korslet di Deli Serdang, Damkar Evakuasi
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Innalillahi, Fajar Sadboy Ternyata Pernah Alami Mati Suri 14 Hari, sang Ibu Sampai Panggil Orang Pintar.
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Tanda Kamu Tumbuh Menjadi Pribadi yang Lebih Bijaksana
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jadwal Pramusim Padat, Persib Ubah Rencana Training Camp Jelang Piala Presiden dan Piala AFF
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.