Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan partainya akan terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga masa pemerintahan berakhir.
Di saat yang sama, kata Bahlil Golkar juga menargetkan penambahan kursi legislatif pada pemilu mendatang melalui penguatan konsolidasi organisasi.
Bahlil mengatakan Golkar memiliki dua agenda utama dalam beberapa tahun ke depan, yakni meningkatkan perolehan kursi di parlemen dan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga selesai.
"Dua agenda besar Partai Golkar ke yaitu menambah kursi serta mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka hingga selesai. Kapan selesainya? tanya sama pak Presiden Prabowo," jelas Bahlil lewat rilisnya, Minggu (12/7/2026).
Bahlil meminta seluruh jajaran memperkuat konsolidasi organisasi sebagai strategi utama menghadapi pemilu berikutnya. Menurutnya, konsolidasi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kekuatan partai.
"Dalam konteks menaikkan kursi, kami menetapkan bahwa konsolidasi adalah instrumen terpenting untuk menuju penambahan kursi. Musda dan pelantikan merupakan bagian dari konsolidasi," katanya.
Baca Juga
- Usai B50, Bahlil Bakal Wajibkan Bensin Campur Etanol Mulai 2027
- Bahlil Klaim Kualitas B50 Lampaui B40, Apa Keunggulannya?
- Bahlil Klaim Implementasi B50 Bisa Hemat Devisa Rp170 Triliun
Dia juga menginstruksikan pengurus segera melaksanakan musyawarah daerah di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Selain membahas agenda internal partai, Bahlil menyinggung kondisi geopolitik global yang dinilainya masih belum stabil akibat ketegangan di Timur Tengah.
Menurutnya, situasi tersebut berdampak terhadap stabilitas ekonomi dan sektor energi sehingga Golkar perlu mendukung berbagai program pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Bahlil juga mengingatkan pengurus agar menjaga soliditas partai dengan merangkul seluruh kader tanpa membedakan latar belakang maupun generasi. Menurutnya, Golkar dibangun oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, nelayan, guru, buruh hingga purnawirawan TNI-Polri.
"Tujuannya cuma satu. Bagaimana bisa kita mewujudkan cita-cita proklamasi tentang kesejahteraan bangsa, tentang pemberian hak-hak yang sama, dan bagaimana kita semua memperjuangkan apa yang menjadi kebaikan untuk rakyat bangsa dan negara," tandas Bahlil.





