Pada kendaraan yang menggunakan EPB, sistem rem parkir akan aktif secara otomatis ketika tuas transmisi dipindahkan ke posisi P (Park). Teknologi ini memanfaatkan motor listrik pada masing-masing kaliper rem untuk menekan kampas rem ke cakram sehingga roda terkunci tanpa perlu menarik tuas rem tangan.
Untuk melepaskan rem parkir, pengemudi cukup menekan tombol EPB ke arah berlawanan. Setelah sistem dinonaktifkan, roda kendaraan kembali dapat berputar dengan normal.
Meski praktis, penggunaan EPB memerlukan langkah berbeda ketika kendaraan akan diparkir secara paralel. Hal ini karena mobil perlu dipindahkan secara manual dengan posisi transmisi N (Netral). Baca Juga
Segini Hitungan Pajak Kijang Innova Reborn jika Kena Pajak Progresif Cara Parkir Paralel Mobil Mitsubishi dengan EPB Sebelum mematikan mesin, pastikan kaki menginjak pedal rem. Kemudian tekan tombol Electric Parking Brake (EPB) hingga indikator pada tombol padam. Langkah ini bertujuan menonaktifkan EPB agar rem parkir tidak aktif secara otomatis saat mesin dimatikan.
Setelah EPB nonaktif, matikan mesin kendaraan dengan posisi tuas transmisi tetap berada di P (Park).
Selanjutnya, keluarkan anak kunci yang tersimpan di dalam keyless key. Masukkan anak kunci tersebut ke lubang pelepas transmisi yang berada di dekat tuas transmisi.
Setelah mekanisme pelepas transmisi aktif, pindahkan tuas transmisi ke posisi N (Netral). Dengan posisi ini, kendaraan dapat didorong maju atau mundur secara manual sehingga memudahkan proses parkir paralel di ruang yang sempit.
Memahami cara kerja Electric Parking Brake sangat penting, terutama saat menghadapi kondisi parkir tertentu. Dengan mengikuti prosedur yang benar, pengemudi dapat melakukan parkir paralel dengan lebih aman tanpa berisiko merusak sistem transmisi maupun rem parkir elektronik.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)





