Prabowo: Memperkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa gerakan koperasi di Indonesia akan kembali bangkit berkembang. Dia optimistis koperasi bakal menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian nasional melalui penguatan ekonomi kerakyatan yang dimulai dari tingkat desa.

Hal itu disampaikan kepala negara saat menyampaikan pidato dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (12/7). Prabowo menegaskan, koperasi akan berperan sebagai instrumen strategis untuk memastikan perputaran ekonomi memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia, kekuatan ekonomi yang tidak akan bawa uang lari dari Indonesia," ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, pemerintah berkomitmen membangun sistem perekonomian yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi petani, nelayan, dan buruh. Menurutnya, penguatan koperasi akan mendorong pertumbuhan aktivitas ekonomi dari desa hingga kecamatan dan kabupaten sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di daerah.

Presiden juga mengatakan, selama ini hasil kekayaan yang dihasilkan masyarakat belum sepenuhnya kembali untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Atas dasar itu, pemerintah terus mendorong penguatan koperasi agar hasil pembangunan ekonomi semakin dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.

Di sisi lain, Prabowo menegaskan, upaya memperkuat koperasi tidak berarti mengesampingkan kontribusi pelaku usaha lainnya. Menurutnya, seluruh komponen ekonomi tetap dibutuhkan untuk menopang pertumbuhan nasional.

"Saya ingatkan, kita tidak anti perusahaan besar. Karena Indonesia ini negara besar, kita butuh koperasi, kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD. Kita butuh semuanya," ucapnya.

Prabowo menambahkan, seluruh pelaku ekonomi harus saling mendukung dalam kerangka konsep Indonesia Incorporated yang menitikberatkan sinergi antara koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perusahaan swasta, badan usaha milik negara (BUMN), serta badan usaha milik daerah (BUMD).

Ia juga menegaskan koperasi menjadi salah satu sokoguru perekonomian nasional sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa. Karena itu, penguatan koperasi perlu dilakukan secara seimbang dengan penguatan sektor-sektor ekonomi lainnya.

"Kalau kita memperkuat koperasi, bukan berarti kita akan memperlemah yang lain, no. Kita perkuat semuanya. Saudara-Saudara sekalian, Indonesia kaya, Indonesia akan bangkit dan Indonesia akan mampu memperkuat semua kekuatan di Republik Indonesia ini," tuturnya.

Acara puncak Harkopnas ke-79 di Gelora Bung Karno turut dihadiri Ketua MPR Ahmad Muzani; Ketua DPD Sultan B Najamuddin; Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta; Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Bambang Haryadi.

Selanjutnya, hadir pula Ketua Dewan Penasihat Dekopin yang juga Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak; Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar; para menteri dan anggota Kabinet Merah Putih, serta; perwakilan keluarga Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta yang dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri PANRB Minta ASN Diberi Fleksibilitas Kerja untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Aneka Kreasi Layang-Layang Hiasi Langit Yogyakarta
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Isu RUU Perampasan Aset Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2026, DPR Klaim Tidak Benar: Masih Terdaftar
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Prabowo Dikabarkan Panggil Panglima TNI-Jaksa Agung ke Istana Malam Ini
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Bulog Mengusulkan Beras SPHP Premium "Beras Kita" untuk Menekan Kenaikan Harga Beras
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.