Canberra: Pemerintah Australia menyatakan uji peluncuran rudal berkemampuan nuklir yang dilakukan Tiongkok pekan ini semakin memperkuat alasan pembentukan pakta keamanan regional yang dipimpin negara-negara Pasifik.
Menteri Urusan Pasifik Australia Pat Conroy mengatakan peluncuran rudal tersebut justru merusak posisi Beijing sebagai calon mitra strategis di kawasan Pasifik.
"Saya rasa ini tidak membantu posisi Tiongkok di kawasan," kata Conroy dalam wawancara dengan program Insiders milik ABC pada Minggu, 12 Juli 2026.
Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan uji coba rudal tersebut mendorong negara-negara Pasifik untuk mempercepat pembentukan perjanjian keamanan regional, Conroy mengatakan insiden tersebut menunjukkan pentingnya sistem keamanan yang dipimpin langsung oleh negara-negara Pasifik sendiri.
Menurutnya, pembentukan mekanisme tersebut membutuhkan waktu bertahun-tahun dan hanya dapat terwujud apabila mendapat dukungan seluruh negara di kawasan.
"Pada akhirnya, ini merupakan keputusan para pemimpin Pasifik dan kami bekerja berdasarkan pendekatan konsensus," ujarnya.
Pada Senin lalu, Tiongkok mengumumkan keberhasilan peluncuran rudal dari kapal selam nuklir strategis beberapa jam setelah Beijing memberi pemberitahuan kepada sejumlah negara Pasifik mengenai rencana uji coba tersebut.
Beijing menyebut peluncuran itu sebagai latihan militer rutin dan menegaskan tidak ditujukan kepada negara tertentu.
Namun, sejumlah pemimpin kawasan, termasuk Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, mengkritik uji coba tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan yang provokatif serta berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.
Peluncuran tersebut merupakan uji coba rudal strategis kedua yang dilakukan Tiongkok di kawasan Pasifik sejak Beijing meluncurkan rudal balistik antarbenua ke Samudra Pasifik pada September 2024, yang saat itu menjadi peluncuran pertama semacam itu sejak 1980.
Para pejabat Australia menilai perkembangan tersebut mencerminkan percepatan modernisasi militer Tiongkok yang semakin meningkatkan kekhawatiran mengenai stabilitas keamanan di kawasan Indo-Pasifik.
Baca juga: Tiongkok Uji Coba Rudal dari Kapal Selam Nuklir, Australia dan Jepang Bereaksi




