Prabowo Ungkap Alasan Bentuk 81 Ribu Koperasi Merah Putih: Bebaskan Petani dari Lintah Darat

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan pemerintah membentuk 81 ribu Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia.

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk memutus ketergantungan masyarakat, khususnya petani, terhadap praktik rentenir yang selama ini membebani kehidupan mereka.

BACA JUGA:Makna Logo dan Tema Hari Anak Nasional 23 Juli 2026 Peringatan ke-42, Resmi dari KemenPPPA

"Rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia. Karena itulah angka 81.000 muncul. Karena desa dan kelurahan kita di seluruh Indonesia jumlahnya adalah 81.000," kata Prabowo di Hari Koperasi, Minggu, 12 Juli 2026.

Prabowo mengatakan pemerintah telah berupaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui percepatan swasembada pangan, kenaikan harga pembelian gabah, serta perbaikan kebijakan pupuk.

Namun, ia mengaku menerima laporan bahwa peningkatan pendapatan petani kerap tidak berdampak signifikan karena habis untuk membayar utang.

BACA JUGA:Hasil Moto3 Jerman 2026: Veda Pratama Finish P8, Brian Uriarte 'Asap' Quiles di Lap Akhir

"Waktu saya jadi presiden dengan menteri-menteri, kita kebut swasembada pangan. Kita turunkan harga pupuk, kita naikkan harga pembelian gabah. Kita jamin hasil petani naik. Tapi saya dapat laporan, 'Pak percuma Pak hasil mereka naik'. Kenapa? Karena utang mereka banyak," kata Prabowo.

Ia menjelaskan petani kerap membutuhkan dana selama masa tanam hingga panen yang berlangsung sekitar 100 hari.

Dalam periode itu, kebutuhan mendesak seperti biaya sekolah anak, pengobatan, atau keperluan rumah tangga membuat mereka terpaksa meminjam uang kepada rentenir dengan bunga yang sangat tinggi.

BACA JUGA:Prabowo: Kalau Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain, Tidak Ada yang Melarang!

"Dia pinjam uang dari lintah darat, dari mereka-mereka yang memberi bunga kadang-kadang 1 persen sehari. Ini mematikan. Seumur hidup mereka tidak bisa bangkit," ujarnya.

Prabowo mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah menghapus utang jutaan petani yang dinilai sudah tidak mampu lagi melunasinya.

"Karena itu salah satu kebijakan saya pertama, mungkin dalam bulan-bulan pertama saudara ingat saya hapuskan utang jutaan petani yang mereka tidak mampu bayar, saya hapus," katanya.

Menurut Prabowo, solusi jangka panjang bukan hanya menghapus utang, tetapi juga menyediakan akses pembiayaan murah melalui koperasi di setiap desa dan kelurahan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Tersangka Korupsi
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Marc Marquez atasi tekanan demi menangi balapan sprint Sachsenring
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Argentina ke Semifinal Piala Dunia, Messi Buka Baju dan Senyum Lebar
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Show TOTON 2027: Fashion Jadi Medium Interpretasi Waktu di Tengah Kekacauan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Kali Ini gegara Kapal Lewat Tanpa Izin
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.