Bisnis.com, INDRAMAYU- Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalur pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026). Tiga orang meninggal dunia dan 15 orang lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan.
Kecelakaan terjadi di ruas jalan wilayah Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, pada jalur dari arah Jakarta menuju Cirebon. Tiga kendaraan yang terlibat adalah satu mobil pikap dan dua truk.
Kapolres Indramayu AKBP M Fajar Gemilang melalui Kasat Lantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif Hidayat membenarkan peristiwa tersebut.
“Akibat dari kecelakaan itu, sebelas orang luka ringan, empat orang luka berat, dan yang meninggal ada tiga. Data ini sementara karena anggota kami masih berada di lapangan,” kata Undang, Minggu (12/7/2026).
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun kepolisian, kecelakaan bermula ketika mobil pikap Daihatsu Grand Max bernomor polisi E 8559 RB yang dikemudikan Warkidi melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon.
Mobil tersebut diketahui membawa 17 penumpang. Saat kendaraan berhenti di lajur kanan, dari arah belakang datang truk Hino Wing Box bernomor polisi B 9260 TEV yang dikemudikan Ibad.
Truk tersebut kemudian menabrak bagian belakang pikap. Kerasnya benturan membuat pikap terdorong ke depan hingga masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Hino bak terbuka bernomor polisi E 8846 BA yang dikemudikan Abdul Muhi. Truk yang membawa seorang penumpang bernama Budi Syahro itu kemudian bertabrakan dengan pikap.
Rangkaian benturan tersebut mengakibatkan tiga penumpang pikap meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengemudi pikap dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Data sementara kepolisian mencatat total korban mencapai 18 orang. Sebanyak 11 orang mengalami luka ringan, empat orang luka berat, dan tiga orang meninggal dunia.
Seluruh korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi juga melakukan evakuasi terhadap tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur pantura.
Ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan. Kerugian materiil sementara ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu masih melakukan penanganan di lokasi kejadian. Polisi juga mendata identitas para korban, memeriksa saksi, dan mengumpulkan keterangan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Hingga Minggu sore, penyelidikan terkait kronologi lengkap kecelakaan masih berlangsung. Polisi belum menyampaikan secara rinci waktu kejadian maupun faktor utama yang menyebabkan tabrakan beruntun tersebut.





