Pantau - Dua orang tewas dan enam lainnya terluka setelah terjadi penembakan dalam festival budaya Latin Salsa on St. Clair di Toronto, Kanada, pada Sabtu (11/7) malam waktu setempat, saat ribuan pengunjung menghadiri malam pertama acara tersebut.
Insiden terjadi di kawasan St. Clair Avenue West dan Arlington Avenue sekitar pukul 20.00 waktu setempat ketika keluarga, anak-anak, dan lansia memadati lokasi festival.
Wakil Kepala Kepolisian Toronto Frank Barredo mengatakan insiden tersebut melibatkan aksi saling tembak antara beberapa orang yang diduga saling menargetkan.
Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan satu korban lainnya meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Empat korban lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius, sementara polisi kemudian menemukan korban terluka keenam.
Polisi Masih Buru PelakuKepolisian Toronto hingga kini belum menangkap terduga pelaku penembakan.
Polisi sempat mengeluarkan peringatan mengenai kemungkinan adanya penembak aktif sebelum kemudian mencabut dugaan tersebut.
“Peringatan tentang penembak aktif itu kami keluarkan karena pada saat-saat awal kami belum mengetahui secara pasti situasi yang terjadi,” ungkap Frank Barredo.
Barredo menambahkan penyelidikan berlangsung kompleks karena polisi harus menelaah banyak rekaman video serta keterangan saksi dari ribuan pengunjung yang berada di lokasi.
Polisi juga telah menyita dua senjata api dan menangani tiga lokasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Wali Kota dan Perdana Menteri BereaksiRekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan pengunjung berlarian meninggalkan lokasi, sementara petugas darurat memberikan pertolongan kepada para korban dan mengevakuasi area festival.
Sejumlah saksi menyebut pengunjung panik hingga beberapa orang terjatuh dan terinjak ketika berusaha menyelamatkan diri.
Wali Kota Toronto Olivia Chow mengecam penembakan tersebut sebagai tindakan kekerasan yang sembrono dan tidak bertanggung jawab di sebuah festival yang dipadati keluarga.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengaku terkejut atas insiden itu serta menyampaikan apresiasi kepada kepolisian dan petugas tanggap darurat atas respons cepat mereka.
Salsa on St. Clair merupakan festival jalanan tahunan yang berlangsung selama dua hari dan dikenal sebagai festival budaya Latin terbesar di Kanada.




