Pita peringatan dipasang untuk membatasi akses ke kawasan pesisir saat gelombang besar menghantam pantai di Keelung, Taiwan, seiring mendekatnya Topan Bavi pada Sabtu (11/7/2026). Badai tersebut membawa angin kencang dan gelombang tinggi yang memicu gangguan serta kerusakan ringan di sejumlah wilayah. (REUTERS/Ann Wang)
2/6Gelombang besar menghantam pelabuhan di Kota Keelung, Taiwan utara. Sejumlah kapal terlihat bergegas menuju pelabuhan untuk mencari perlindungan seiring memburuknya kondisi cuaca. (REUTERS/Ann Wang)
Pagar konstruksi yang rusak akibat angin kencang tergeletak di jalan saat Topan Bavi mendekati pantai utara Taiwan. Di Taipei, ranting pohon yang tumbang menghalangi sebagian jalan, sementara sejumlah skuter terguling akibat terpaan angin kencang. Di Kota Tainan, Taiwan selatan, angin juga merusak kanopi yang didirikan untuk sebuah acara keagamaan sehingga petugas melakukan pembersihan. (REUTERS/Ann Wang)
4/6Pemerintah Taiwan mengevakuasi lebih dari 14.000 orang dari daerah pegunungan sebagai langkah antisipasi menghadapi Topan Bavi yang berkekuatan sedang. Topan tersebut diperkirakan membawa hujan lebat dan angin kencang, terutama di wilayah terbuka. (REUTERS/Ann Wang)
Meski secara bertahap melemah dan diperkirakan tidak akan mendarat langsung di Taiwan, Bavi tetap berpotensi menimbulkan dampak serius. Pemerintah mengambil berbagai langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko korban jiwa. (REUTERS/Ann Wang)
6/6Curah hujan di beberapa wilayah diperkirakan mencapai hampir satu meter. Kondisi tersebut meningkatkan risiko bencana, terutama di kawasan pegunungan dan daerah yang rawan terdampak cuaca ekstrem. (REUTERS/Ann Wang)
Add as a preferredsource on Google




