Deltras memasuki babak baru dengan menunjuk Leonard Tupamahu sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027.
Kehadiran mantan pemain Persija Jakarta itu menjadi bagian dari ambisi klub asal Sidoarjo untuk meningkatkan daya saing sekaligus memburu prestasi tertinggi pada musim mendatang.
Manajemen Deltras menilai Leo Tupamahu sebagai sosok yang tepat untuk membawa perubahan. Selain memiliki pengalaman sebagai pelatih, ia juga dinilai sejalan dengan visi klub yang ingin membangun tim profesional dengan budaya kekeluargaan yang kuat.
Leonard mengungkapkan, pendekatan yang dilakukan manajemen menjadi faktor utama yang membuatnya menerima pinangan Deltras.
“Pertimbangan yang paling mendasar buat saya, Deltras adalah klub yang serius dan pendekatan yang dilakukan manajemen membuat saya merasa dianggap sebagai keluarga sehingga saya mantap bergabung di sini,” ujarnya pada Minggu (12/7/2026).
Pelatih berusia 43 tahun itu menilai Deltras memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang. Sejarah klub yang panjang serta dukungan suporter menjadi modal penting untuk membangun tim yang mampu bersaing di papan atas Championship.
Sebagai langkah awal, Leonard akan menerapkan filosofi sepak bola modern yang mengedepankan fleksibilitas permainan.
Menurutnya, pemain harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai situasi pertandingan agar tim tampil lebih efektif, agresif, dan menarik untuk disaksikan.
Target Deltras musim ini pun tidak main-main. Leonard menegaskan seluruh elemen tim harus memiliki mental juara sejak awal persiapan kompetisi.
“Saya berharap tim bisa lebih baik dari musim lalu karena sebagai atlet dan olahragawan kami harus memiliki target setinggi-tingginya, yaitu menjadi juara dan mengangkat piala,” tegasnya.
Target tersebut dipastikan tidak mudah diwujudkan. Deltras akan bersaing di Grup Timur Championship 2026/2027 yang dihuni sejumlah klub kuat sehingga persaingan diprediksi berlangsung lebih sengit dibanding musim sebelumnya.
Meski demikian, Leonard memandang ketatnya kompetisi sebagai tantangan positif untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus membangun karakter para pemain agar siap menghadapi tekanan sepanjang musim.
Saat ini, manajemen bersama jajaran pelatih tengah mempercepat pembentukan skuad. Proses tersebut dilakukan agar program latihan pramusim dapat segera dimulai sehingga persiapan tim menuju Championship 2026/2027 berlangsung maksimal. (ant/saf/ham)




