Prabowo: Petani Tidak Apa-Apa Liburan ke Luar Negeri

wartaekonomi.co.id
12 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah menargetkan peningkatan kesejahteraan petani, nelayan, dan buruh sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi yang berkeadilan. Menurutnya, tanda-tanda peningkatan kesejahteraan mulai terlihat, salah satunya dari laporan bahwa sejumlah petani kini sudah mampu berlibur ke luar negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional 2026.

Prabowo mengaku menerima laporan bahwa semakin banyak petani yang memiliki kemampuan ekonomi untuk berwisata ke luar negeri. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan sesuatu yang patut disyukuri.

"Saya dapat laporan sekarang sudah banyak petani yang libur ke luar negeri. Enggak apa-apa, libur boleh. Kapan lagi petani libur ke luar negeri sekarang?" ujar Prabowo.

Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan kesejahteraan tidak hanya dinikmati kelompok tertentu, tetapi juga dirasakan oleh petani, nelayan, dan buruh yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

"Karena kita akan buat tani, nelayan, buruh makmur," tegasnya.

Prabowo menjelaskan, strategi pemerintah untuk mewujudkan kemakmuran tersebut dimulai dari penguatan ekonomi di tingkat desa hingga kabupaten. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus berpusat dari daerah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Ekonomi kita akan bangkit dari desa, kecamatan, kabupaten dan uangnya akan tinggal di desa, di kecamatan, di kabupaten," katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan hasil pembangunan. Menurut Prabowo, kekayaan yang selama ini dinilai lebih banyak mengalir keluar dari masyarakat harus dikembalikan agar dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan. Sekarang ekonomi akan turun ke rakyat," ujarnya.

Baca Juga: Tunggu Keputusan Prabowo, Status ASN Febrie Adriansyah Masih Aktif Meski Sudah Mundur sebagai Jampidsus

Meski menaruh perhatian besar pada ekonomi kerakyatan, Prabowo menegaskan pemerintah tidak bermaksud mengesampingkan peran sektor usaha besar. Ia mengatakan pembangunan ekonomi nasional membutuhkan sinergi seluruh pelaku ekonomi.

"Indonesia ini negara besar, kita butuh koperasi, kita butuh UMKM, kita butuh swasta, kita butuh BUMN, BUMD. Kita butuh semuanya. Ini harus menjadi kekuatan ekonomi," kata Prabowo.

Menurutnya, seluruh sektor tersebut harus saling menguatkan agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara merata dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk petani, nelayan, dan buruh di berbagai daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian HAM Nilai Dugaan Penyimpangan Dana KIP Kuliah Berpotensi Cederai Hak atas Pendidikan
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Puncak HKG ke-54, Tri Tito Ajak Kader PKK Perkuat 10 Program Selaras Asta Cita
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Anak Beruang Madu Terjerat Tali Nilon di Pasaman, BKSDA Evakuasi dengan 3 Kali Pembiusan
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Ogah Ambil Pusing Soal Drama Keluarga, Ruben Onsu Tegas Ingin Fokus Hak Asuh Anak
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Harga Emas Masih Sulit Menanjak, Pasar Tunggu Data Inflasi AS Pekan Ini
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.