REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Warga penyintas kebakaran Pulogadung di Jalan Palad RT 02/03, Kelurahan Pulogadung, Jakarta Timur, menerima bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak pada Minggu. Bantuan tersebut disalurkan oleh Suku Dinas Sosial (Sudinsos) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur untuk meringankan beban 11 kepala keluarga (KK) yang terdampak.
Kepala Sudin Sosial Jakarta Timur, Agata Bayu Putra, menyatakan harapannya agar bantuan ini dapat meringankan beban para penyintas. Pihaknya menyalurkan tujuh item bantuan meliputi beras kemasan 5 kilogram sebanyak 11 kantong, mi instan 11 dus, minyak goreng kemasan 2 liter 11 kantong, kecap manis 11 botol, biskuit 22 pak, ikan sarden 22 kaleng, dan goodie bag 11 buah.
Di tempat yang sama, Ketua PMI Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldriyan, mengungkapkan bahwa timnya telah menyalurkan 11 paket sembako, 11 hygiene kit, 11 family kit, 11 lembar tikar, empat paket school kit, 50 boks makanan siap saji, dan lima dus air mineral ukuran 1,5 liter. “Kehadiran kami merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memberikan pelayanan kemanusiaan kepada warga yang sedang menghadapi situasi darurat,” kata Bambang.
Kronologi dan Dampak Kebakaran
Lurah Pulogadung, Ariyanto, mengatakan seluruh bantuan sudah dibagikan kepada para penyintas yang saat ini diungsikan di sekretariat RW 03, tak jauh dari lokasi kejadian. “Tercatat ada 11 kepala keluarga (KK) atau 28 jiwa, termasuk empat anak usia sekolah terdampak kebakaran yang saat ini mengungsi di sekretariat RW,” katanya.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur menyebutkan api melahap satu unit rumah, toko kelontong, dan warung nasi di kawasan permukiman padat. Akibat kejadian ini, tiga orang warga meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Meski penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik pada salah satu stopkontak di rumah warga. Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan unit pertama yang tiba di lokasi pada pukul 03.04 WIB. Sebanyak 14 unit armada dengan kekuatan 60 personel diterjunkan untuk memadamkan api dan melokalisasi titik kebakaran agar tidak menyebar lebih luas. Setelah hampir dua jam penanganan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.00 WIB.