SEOUL, KOMPAS.TV - Korea Selatan dilaporkan meminta bantuan Korea Utara untuk mencari pelautnya yang hilang.
Korea Selatan meminta tolong Pyongyang pada Minggu (12/7/2026) untuk mencari dan mengembalikan pelaut angkatan lautnya yang diyakini hanyut melintasi perbatasan de facto maritim antar-Korea.
Permintaan Korea Selatan tersebut diajukan menyusul laporan pelaut hilang pada Minggu pagi.
Ketika itu, sebuah kapal sedang berpatroli di lepas pantai timur Korea Selatan dekat Garis Batas Utara.
“Seorang pelaut di atas kapal angkatan laut Korea Selatan yang melakukan misi keamanan di Laut Timur hilang pada pagi hari tanggal 12 Juli dan diyakini telah hanyut ke utara Garis Batas Utara,” bunyi pernyataan Kementerian Unifikasi Korea Selatan, dikutip dari The Japan Times.
Baca Juga: Iran Kembali Tutup Selat Hormuz usai Serangan AS, Timur Tengah Panas Lagi
Mereka merujuk pada perairan yang juga dikenal sebagai Laut Jepang.
“Karena Angkatan Laut Korea Selatan saat ini sedang mencari pelaut yang hilang, kami meminta kerja sama Korea Utara, atas dasar kemanusiaan, dalam pencarian dan pemulangan individu tersebut,” tambahnya.
Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back juga menginstruksikan para pejabat berupaya maksimal menyelamatkan prajurit yang hilang secepat dan seaman mungkin.
Permohonan ini muncul ketika Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung berupaya meredakan ketegangan dengan Korea Utara.
Penulis : Haryo Jati Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : The Japan Times
- korea selatan
- korea utara
- pelaut
- pelaut korea selatan
- korea selatan minta bantuan korea utara
- pyongyang





