Penyaluran pembiayaan kendaraan Listrik (roda dua dan roda empat) oleh multifinance meningkat 32,48 persen yoy pada Mei 2026 menjadi sebesar Rp23,94 triliun.
IDXChannel - Penyaluran pembiayaan kendaraan Listrik (roda dua dan roda empat) oleh multifinance meningkat 32,48 persen yoy pada Mei 2026 menjadi sebesar Rp23,94 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (KE PVML) Agusman menuturkan, pembiayaan mobil listrik (roda empat) pada Mei 2026 meningkat 29,16 persen yoy menjadi sebesar Rp20,06 triliun atau 3,69 persen dari total pembiayaan multifinance.
"Pembiayaan tersebut masih didominasi pembiayaan kendaraan hybrid sebesar Rp11,74 triliun," katanya dalam jawaban tertulis Senin (13/7/2026).
Adapun resale value menjadi salah satu tantangan. Pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik dapat terus didorong antara melalui peningkatan minat masyarakat dan penguatan ekosistem kendaraan listrik.
Di sisi lain, dia menyebut, kenaikan harga BBM berpotensi memengaruhi kemampuan bayar sebagian debitur dan kualitas pembiayaan multifinance. "Kondisi ini juga dapat mendorong minat terhadap kendaraan listrik," katanya.
(kunthi fahmar sandy)





