Tim riset MNC Sekuritas mencatat, secara mingguan IHSG masih membukukan kenaikan 0,83 persen. Namun, pergerakan indeks dinilai masih berada dalam fase sideways.
IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,20 persen ke level 5.942 pada perdagangan akhir pekan. Meski ditopang penguatan, pergerakan indeks masih dibayangi tekanan jual dan tetap berada di bawah level moving average 20 hari (MA20).
Tim riset MNC Sekuritas mencatat, secara mingguan IHSG masih membukukan kenaikan 0,83 persen. Namun, pergerakan indeks dinilai masih berada dalam fase sideways.
Dalam kajiannya, MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam.
"IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji area 6.083-6.203, namun cermati potensi koreksi menuju 5.752-5.797," tulis MNC Sekuritas dalam riset MNCS Daily Scope, Senin (13/7/2026).
Adapun level support IHSG berada di 5.486 dan 5.317, sedangkan level resistance berada di 6.007 dan 6.2 Seiring proyeksi tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) direkomendasikan Buy on Weakness setelah sahamnya menguat 4,71 persen ke level 1.000. Penguatan tersebut didukung meningkatnya volume pembelian dan berhasil menembus MA20. Selama harga bertahan di atas 920 sebagai level stoploss, ARCI diperkirakan berada pada awal wave 3 dari wave (C).
- Buy on Weakness: 970-995
- Target Price: 1.115 dan 1.225
- Stoploss: di bawah 920
Selanjutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga direkomendasikan Buy on Weakness. Saham BMRI naik 0,99 persen ke level 4.080 dengan dominasi volume pembelian, meski pergerakannya masih berada di bawah MA20. MNC Sekuritas memperkirakan BMRI sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.
- Buy on Weakness: 3.780-3.850
- Target Price: 4.180 dan 4.270
- Stoploss: di bawah 3.710
Untuk PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), MNC Sekuritas memberikan rekomendasi Trading Buy. Saham MINA terkoreksi 1,45 persen ke level 272 dan disertai tekanan jual sehingga masih bergerak di bawah MA20. Selama harga bertahan di atas 238 sebagai level stoploss, MINA diperkirakan berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii].
- Trading Buy: 250-266
- Target Price: 310 dan 336
- Stoploss: di bawah 238
Sementara itu, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) direkomendasikan Buy on Weakness setelah menguat 0,98 persen ke level 1.540. Kenaikan tersebut didukung peningkatan volume pembelian dan pergerakan saham yang masih berada di atas MA20. MNC Sekuritas menilai TAPG sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C dari wave (B).
- Buy on Weakness: 1.490-1.530
- Target Price: 1.625 dan 1.700
- Stoploss: di bawah 1.460
(Shifa Nurhaliza Putri)





